news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • dok.Setpres

Polri Pamer Panen Jagung dan Punya 1.376 Dapur MBG, Prabowo Janjikan Bintang Mahaputera

Prabowo menilai Korps Bhayangkara menunjukkan kontribusi besar melalui pembangunan ribuan dapur MBG hingga pengembangan sektor pertanian jagung.
Minggu, 17 Mei 2026 - 10:43 WIB
Reporter:
Editor :

Tak hanya fokus pada program MBG, Polri juga melaporkan keberhasilan panen jagung nasional sepanjang 2025. Sigit menyebut penanaman jagung telah dilakukan di lahan seluas 661.112 hektar dengan hasil produksi mencapai 3,9 juta ton.

“Mohon izin melaporkan Bapak Presiden, guna mewujudkan swasembada pangan nasional pada tahun 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112 hektar dengan hasil panen sebanyak 3,9 juta ton,” ujar Sigit.

Menurutnya, capaian tersebut ikut mendorong peningkatan produksi jagung nasional sebesar 6,74 persen atau sekitar 1,8 juta ton sepanjang 2025.

Ia menambahkan, Polri masih memiliki potensi pengembangan lahan jagung seluas 1,37 juta hektar yang akan dilanjutkan pada 2026.

“Untuk melanjutkan capaian tersebut terdapat potensi lahan tahun 2026 yang harus kami lanjutkan yaitu seluas 1,37 juta hektar yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.

Dalam pidatonya, Prabowo kembali menekankan bahwa ketahanan pangan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan suatu negara.

“Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara, dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan, survive, tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan,” kata Prabowo.

Menurut dia, keamanan dan stabilitas nasional sangat dipengaruhi oleh kondisi pangan masyarakat. Karena itu, seluruh aparat negara harus ikut menjaga sektor tersebut.

“Aman dan tertib lancar suatu negara sangat ditentukan oleh pangan,” jelasnya.

Prabowo juga memastikan program MBG tetap akan dijalankan pemerintah, meski pelaksanaannya harus dibenahi agar tidak terjadi penyimpangan.

"MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan," ucap Prabowo.

Ia menilai program tersebut memiliki posisi strategis karena berkaitan dengan penguatan ekonomi rakyat, koperasi, hingga sektor perikanan dan pertanian.

"MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, desa nelayan, ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita," katanya.

Prabowo juga optimistis produksi pangan nasional akan tetap aman karena didukung ketersediaan komoditas utama seperti beras, jagung, dan protein hewani.

"Produksi pangan di Indonesia akan aman karena tersedianya karbohidrat, protein aman, ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan," tuturnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral