- Kolase Tangkapan Layar YouTube Humas Jabar & Persib Bandung
Persib bakal Hattrick Juara, Dedi Mulyadi Bilang Begini soal Euforia jika Maung Bandung Sabet Gelar Super League
Sumedang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi kembali berbicara Persib Bandung. Maung Bandung sebentar lagi akan menjadi juara Super League 2025/2026.
Dedi Mulyadi pun membicarakan rencananya. Hal ini berkaitan dengan konsep perayaan jika Persib Bandung berhasil mendapat gelar juara Super League musim 2025/2026.
Dedi Mulyadi menyampaikan berbagai persiapan telah dilaporkan Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, baik dari bonus hingga potensi perayaan lainnya saat Persib Bandung juara ketiga kalinya.
KDM sapaannya memastikan seluruh persiapan sudah direncanakan secara matang. Ia menyampaikan hal ini seusai acara pengembalian Mahkota Binokasih ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5/2026).
"Soal Persib, sudah direncanakan, sudah dipersiapkan. Kemarin Wakil Gubernur Jawa Barat juga sudah menyampaikan kepada saya, tinggal menunggu saja," kata Dedi Mulyadi dikutip, Rabu (20/5/2026).
Dedi Mulyadi Bicara soal Euforia Perayaan Persib Bandung Juara Super League 2025/2026
- bappeda.jabarprov.go.id
Namun demikian, Dedi Mulyadi berharap agar semua pihak khususnya Bobotoh tetap menahan diri. Hal ini tak lepas dari euforia perayaan keberhasilan Persib di musim ini.
Mantan Bupati Purwakarta ini memahami Persib tidak sekadar berfokus pada perebutan gelar juara musim 2025/2026, tetapi juga akan mencetak sejarah baru.
Persib Bandung sebentar lagi akan mencetak juara tiga kali berturut-turut. Walau begitu, KDM berharap agar semua pihak terutama Bobotoh menunggu sampai kompetisi benar-benar selesai.
Pasalnya, Super League 2025/2026 belum tuntas. Semua tim masih memiliki satu pertandingan.
Dalam hal ini, posisi Persib mempertahankan gelar juaranya belum aman. Dedi Mulyadi pun coba memberikan penilaian ini dari budaya Sunda.
Kata dia, dari hal ini budaya Sunda memberikan ajaran dan makna yang mendalam. Masyarakat Jawa Barat diarahkan untuk selalu bersikap rendah hati hingga tidak mendahului takdir.
"Kata orang Sunda mah, ulah waka hajat memeh usum (Jangan dulu mengadakan syukuran sebelum tiba waktunya)," ucapnya.
Ia mengambil filosofi dalam masyarakat Sunda. Baginya, segala sesuatu yang belum tuntas harus tetap dijalani dulu.
Ia mengatakan, jika pengumuman tiba memutuskan Persib juara, warga dipersilakan merayakan secara besar-besaran. Hal ini sebagai bentuk menumpahkan kebahagiaan Maung Bandung kembali menunjukkan prestasinya.