News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Rabu, 20 Mei 2026 - 06:30 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan Channel

tvOnenews.com - Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi tiba-tiba menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy, Puncak Bogor.

Kawasan tersebut sebelumnya dibongkar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena pelanggaran alih fungsi lahan yang disebut memicu kerusakan lingkungan dan banjir bandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini area itu sedang dipulihkan menjadi kawasan hijau dan daerah resapan air melalui program reboisasi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan Channel

Saat berbincang dengan pekerja lapangan, Dedi mendapat penjelasan bahwa lahan seluas 14 hektare hanya ditangani oleh 10 orang pekerja.

Ia pun meminta jumlah empat tenaga tambahan agar proses penghijauan berjalan lebih maksimal.

"Jadi satu orang satu hektar," kata KDM, dilansir YouTube Lembur Pakuan Channel.

Namun suasana berubah ketika Dedi mengetahui sebagian pekerja justru dialihkan untuk mengurus tanaman kopi, bukan fokus pada pembibitan pohon.

“Jangan keganggu sama pembibitan, fokus aja di sini, sama ini pohon ngurus pohon. Sama kehutanan dikasih tugas itu pembibitan,” kata Dedi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi di Cianjur.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi di Cianjur.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan Channel

Ia mengaku heran setelah mendengar enam pekerja lebih banyak mengurus proyek kopi. Bahkan, dari total pekerja yang ada, hanya tiga orang yang benar-benar menangani pembibitan pohon.

"Kenapa ada-ada saja kepala dinas, mana sok kumpulin semua di sini," ujar Dedi Mulyadi.

“Ya Allah Ya Robbi, ini gimana kepala Dinas Kehutanan. Macam-macam aja Kepala Dinas Kehutanan,” tegas Gubernur Jawa Barat itu.

Mantan Bupati Purwakarta itu langsung memerintahkan agar para pekerja yang sebelumnya dialihkan segera kembali fokus menangani reboisasi kawasan.

"Yang 6 orang mulai besok, jangan ngurusin bibit, balik lagi ngurusin ini kata Gubernur," tuturnya.

Selain itu, Dedi juga menyoroti kondisi jalur Puncak yang masih dipenuhi sampah. Ia meminta pemerintah daerah dan dinas terkait segera bergerak membersihkan kawasan wisata tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini jalur puncak, banyak sampahnya, saya tugasin nih Pak Bupati Cianjur, Kepala PU Provinsi, bersih. Ini orang tiap hari nyari uang di puncak, tapi gamau bersihin jalan," pungkasnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat pemulihan kawasan Puncak agar kembali hijau setelah sebelumnya terdampak pembangunan yang dianggap merusak lingkungan. (ind/asl)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat Prediksi Investor Serbu Emas, Harga Antam Diproyeksi Tembus Rp3 juta per Gram

Pengamat Prediksi Investor Serbu Emas, Harga Antam Diproyeksi Tembus Rp3 juta per Gram

Pengamat menilai prospek harga emas dunia dinilai masih sangat kuat hingga akhir tahun. Beberapa faktor geopolitk global menjadi bahan bakar utama penguatan harga logam mulia.
Pemprov Jabar Siapkan Skema Alternatif Bagi Calon Siswa yang Belum Terakomodasi di SPMB 2026

Pemprov Jabar Siapkan Skema Alternatif Bagi Calon Siswa yang Belum Terakomodasi di SPMB 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan bahwa akses pendidikan bagi seluruh calon peserta didik pada Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akan tetap terjamin. 
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Pemain yang Bawa Prancis Juara Piala Dunia Ini Sebut Christian Pulisic Mirip Seperti Eden Hazard, Ini Alasannya!

Pemain yang Bawa Prancis Juara Piala Dunia Ini Sebut Christian Pulisic Mirip Seperti Eden Hazard, Ini Alasannya!

Bintang timnas Amerika Serikat (AS) Christian Pulisic Mendapatkan pujian setelah penampilan impresif nya di laga perdana tim tuan rumah di Piala Dunia 2026.
Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan

Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan

Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan percepatan administrasi dan penyaluran anggaran harus menjadi perhatian seluruh pihak.
Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Kemenimipas dan KPK, Desak Soal Transparan Tangani Dugaan Pelanggaran Izin Tinggal

Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Kemenimipas dan KPK, Desak Soal Transparan Tangani Dugaan Pelanggaran Izin Tinggal

Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (15/6/2026).

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT