- Antara
KAI Masih Tunggu Hasil Investigasi KNKT soal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menyebut pihaknya masih menunggu hasil investigasi terkait kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Hal itu disampaikan dalam rapat Komisi V DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026).
Dia menjelaskan investigasi masih dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Kami dari PT KAI sebagai badan usaha penyelenggara sarana dalam hal ini menunggu hasil investigasi dan rekomendasi final dari KNKT yang wajib memang kami laksanakan dan tindaklanjuti,” kata Bobby.
Meski demikian, KAI telah melakukan mitigasi sementara pasca kecelakaan pada 27 April 2026.
“Ada dua hal yang kami lakukan pertama adalah membatasi kecepatan, Pak, untuk KJJ (kereta jarak jauh) yang berhimpitan jalurnya dengan KRL commuter line,” kata Bobby.
Satu hari pasca kejadian, Bobby menyebut seluruh Kereta Jarak Jauh (KJJ) diharuskan berhenti luar biasa di Stasiun Bekasi.
“Dan semua KJJ itu kami berhenti luar biasa itu di Stasiun Bekasi dan kami pastikan clear ke depan sampai blok 103 T, ini yang kedua, dan prosedur operasinya sudah dilaksanakan saru hari pasca kecelakaan Bekasi Timur,” pungkasnya.(saa/raa)