news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi IHSG..
Sumber :
  • Antara

IHSG Dibuka Anjlok 1,64 Persen ke Level 5.995 Jumat Pagi, Bursa Asia dan Wall Street Menguat

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.
Jumat, 22 Mei 2026 - 09:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - IHSG dibuka anjlok 99 poin atau 1,64 persen di level 5.995 pada pembukaan perdagangan Kamis, 21 Mei 2026.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi short term teknikal rebound jika bertahan di support 6.000-an," kata Fanny dalam riset hariannya, Jumat, 22 Mei 2026.

Dia mengatakan, bursa saham global bergerak beragam pada perdagangan Kamis kemarin, didorong meredanya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah serta sentimen positif dari sektor teknologi setelah melaporkan proyeksi pendapatan yang melampaui ekspektasi pasar.

Kenaikan terbesar terjadi di Korea Selatan, dengan indeks KOSPI melonjak lebih dari 8 persen. Penguatan pasar terjadi setelah sejumlah kapal tanker kembali melintasi Selat Hormuz, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang naik 3,14 persen, meskipun data aktivitas manufaktur menunjukkan perlambatan. Di sisi lain, ekspor Jepang naik 14,8 persen secara year-on-year (yoy) pada bulan April. 

Di Australia, ASX 200 menguat 1,5 persen, namun data ekonomi menunjukkan aktivitas sektor jasa melambat ke level 47,7 pada Mei dari 50,7 sebelumnya.

"Support IHSG berada di level 5.900-6.000 sementara resist IHSG di rentang 6.120-6.170," ujarnya.

Sebagai informasi, Wall Street ditutup sedikit naik pada perdagangan Kamis kemarin, seiring meredanya harga minyak dan meningkatnya harapan terhadap kemajuan pembicaraan damai antara AS dan Iran.

Sentimen geopolitik tersebut menjadi fokus utama investor di tengah minimnya kejutan dari musim laporan kinerja emiten. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,55 persen, S&P 500 menguat 0,17 persen, dan Nasdaq Composite naik tipis 0,09 persen.

Selain itu, pelaku pasar merespons perkembangan terbaru pembicaraan AS-Iran yang disebut menunjukkan sejumlah kemajuan awal, meskipun beberapa isu utama belum terselesaikan. Di antaranya, perbedaan pandangan terkait program pengayaan uranium Iran serta pengawasan Selat Hormuz, sebag6jalur penting distribusi minyak dunia.

Di sisi emiten, saham Walmart anjlok 7,3 persen setelah perusahaan memproyeksikan laba kuartal II-2026 di bawah ekspektasi pasar. Saham Nvidia turun 1,8 persen karena aksi ambil untung investor, meski perusahaan sebelumnya merilis proyeksi pendapatan yang kuat serta program buyback saham senilai US$80 miliar.

Mohammad Yudha Prasetya/VIVA

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
02:16
01:23
01:29
07:08
00:58

Viral