- istimewa
Wali Kota Bandung Bicara Bonus untuk Persib, Farhan Minta Maaf soal Pawai
Alasannya, Farhan menyebut akan ada kunjungan kerja dari Presiden Prabowo Subianto ke Kota Bandung.
"Antusiasme seperti ini tentu tidak akan berakhir hari ini saja. Masih ada, Senin kita sterilkan dulu beberapa saat karena ada kunjungan RI 1 (Presiden), kalau mau mungkin setelahnya sorenya kita akan coba untuk buat sediakan acara khusus untuk sponsor," bebernya.
Kemudian, saat disinggung soal bonus untuk Persib Bandung, Farhan katakan, Pemkot Bandung tidak menyiapkan bonus kepada Persib Bandung yang telah menjuarai Super League dan gelar kelimanya sejak 1995.
Farhan menegaskan, bonus akan diberikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebesar Rp 1 miliar.
"Tidak ada, tapi Pak Gubernur kasihnya Rp 1 miliar. Ya saya juga berterima kasih pada Pak Gubernur karna membuka jalan, tapi beliau harus bergeser," jelasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan, ada perbedaan situasi dalam prosesi pawai juara Persib dibanding musim lalu. Pada musim 2024/2025, pawai juara dilakukan dari Balai Kota Bandung menuju Gedung Sate.
Dibanding musim itu, Farhan menyebut Bobotoh yang datang kali ini terlihat lebih banyak, meski sebenarnya tidak jauh berbeda. Perbedaan menurut dia hanya terdapat pada lokasi perayaan.
"Tahun lalu ramai, penghuninya sama, hanya saja tahun lalu Gasibu masih dibuka dan semuanya di gasibu. Di jalan ga terlalu penuh. Kalau ini kan jalan hanya 1/3 Gasibu, jadi orang memenuhi sepanjang jalan," jelasnya.
"Akibatnya lebih lambat saja," imbuhnya.
Meskipun begitu, Farhan mengharapkan agar musim depan, Persib bisa kembali meraih gelar juara agar pawai juara bisa kembali dilakukan.
"Kalau dibilang evaluasinya apa, ya memang ini yang diharapkan. Apakah harus tahun depan juara lagi, ya harus. Bukan maslaah pawai tapi soal juaranya lagi," pungkas Farhan. (aag)