news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi dan Pocong.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube tvOneNews / Instagram @dedimulyadi71

Solusi Dedi Mulyadi soal Teror Pocong yang Meresahkan: Aktifkan Siskamling, Patroli hingga Manfaatkan Grup WhatsApp Warga

Ada solusi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal teror pocong yang akhir-akhir ini meresahkan warga di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Rabu, 27 Mei 2026 - 09:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ada solusi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal teror pocong yang akhir-akhir ini meresahkan warga di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Ada beberapa versi orang berkostum pocong yang dinilai meresahkan masyarakat hingga mengganggu ketertiban umum.  

Versi pertama, yakni pocong yang berada di jalan sambil meminta uang kepada pengendara. Pocong versi ini tidak hanya membahayakan dirinya, tapi juga pengguna jalan. 

"Ini pocong memang menjadi hal yang meresahkan warga. Kalau di Lembang dan di Bandung, pocong dioperasi Satpol PP karena keluarnya salah. Nah, harusnya pocong keluar malam hari, ini siang hari untuk minta-minta ke setiap mobil yang lewat," ujarnya di Instagram pribadinya, Selasa (26/5/2026).

Versi kedua, yakni orang berkostum pocong yang yang diduga melakukan tindak kriminal pencurian. 

"Di berbagai tempat ada pocong yang dikejar warga karena mencuri kambing. Ada pocong yang ngetuk-ngetuk rumah dengan berbagai modus," kata pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini. 

KDM lantas mengatakan ada beberapa solusi yang bisa dilakukan warga. 

Dia meminta warga kembali aktif menjaga keamanan lingkungan melalui patroli dan siskamling. 

Selain itu, sambung dia, grup WhatsApp antarwarga juga bisa dimanfaatkan untuk mempercepat koordinasi apabila ada gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

"Untuk itu, mari kita bersama-sama untuk melakukan patroli si siskamling di lingkungan masing-masing. Ada grup WhatsApp yang bisa diaktifkan di setiap lingkungan warga," terangnya. 

Solusi lainnya, yakni adanya alarm atau kentongan untuk memberitahu warga apabila ada hal-hal mencurigakan. 

Di samping itu, KDM meminta aparat TNI dan Polri ikut memperkuat patroli keamanan di tengah masyarakat.

"Mari kita hadapi berbagai hal yang mengganggu warga dengan sungguh-sungguh dan mari kita bersama menjaga keamanan dan ketertiban warga. Untuk warga, panik jangan. Salam untuk semuanya," pungkasnya. (nsi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
01:08
00:56
01:44
05:10
07:52

Viral