- Istimewa
Prabowo Kirim Sapi Kurban 910 Kg ke Gontor, Pondok Pesantren Terbesar di Ponorogo Kebagian Limosin Jumbo
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan satu ekor sapi kurban berbobot 910 kilogram ke Pondok Modern Darussalam Gontor menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hewan kurban jenis limosin itu telah tiba di lingkungan pondok pesantren sejak Senin (25/5/2026).
Ketua Panitia Kurban Pondok Modern Gontor, Anwar Boyaman, mengatakan bantuan sapi kurban tersebut menjadi bentuk perhatian Presiden Prabowo kepada pondok pesantren yang berada di Ponorogo, Jawa Timur tersebut.
“Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Presiden kepada PMDG,” kata Anwar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Sapi kurban yang dikirim Presiden Prabowo diketahui memiliki bobot mencapai 910 kilogram. Jenis limosin dipilih karena dikenal memiliki ukuran tubuh besar dan kualitas unggul sehingga kerap menjadi pilihan untuk hewan kurban berukuran jumbo.
Sapi Kurban Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sebelum diserahkan ke Pondok Modern Gontor, sapi tersebut terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan memastikan hewan kurban itu dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih saat Idul Adha.
Pihak pondok pesantren menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Presiden Prabowo. Menurut mereka, bantuan kurban tersebut tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dengan kalangan pesantren.
Anwar menilai perhatian Presiden kepada lembaga pendidikan Islam menjadi sinyal positif bagi hubungan pemerintah dan pesantren yang selama ini memiliki peran penting dalam pendidikan masyarakat.
Daging kurban dari sapi bantuan Presiden nantinya akan dibagikan kepada para santri, masyarakat sekitar pondok, hingga warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar pesantren.
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia
Pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini, Presiden Prabowo tercatat menyalurkan total 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia.
Ribuan sapi kurban tersebut didistribusikan ke 552 daerah, lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial, tokoh agama hingga tokoh masyarakat di berbagai wilayah Tanah Air.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan sebanyak 598 ekor sapi disalurkan ke 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota.
Sementara itu, 500 ekor sapi lainnya diberikan kepada berbagai lembaga dan tokoh masyarakat.
“Standar bobot sapi presiden adalah 800 kilo sampai 1,3 ton, dan setiap daerah akan mendapatkan satu,” ujar Juri.
Ada Daerah Dapat Dua Ekor Sapi Kurban
Juri menjelaskan terdapat 46 daerah yang tidak memiliki sapi dengan bobot sesuai standar yang ditetapkan Presiden. Karena itu, pemerintah memutuskan menyalurkan dua ekor sapi ke sejumlah daerah tersebut sebagai pengganti.
Menurutnya, kebijakan itu dilakukan agar distribusi bantuan kurban tetap merata tanpa mengurangi standar kualitas hewan kurban yang diberikan Presiden.
Program penyaluran sapi kurban Presiden menjadi salah satu agenda rutin pemerintah menjelang Idul Adha. Selain membantu masyarakat, penyaluran hewan kurban juga menjadi simbol kepedulian sosial kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam.
Pondok Modern Darussalam Gontor sendiri merupakan salah satu pesantren terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia dengan ribuan santri dari berbagai daerah. Bantuan sapi kurban dari Presiden pun menjadi perhatian publik karena ukuran sapi yang mencapai hampir satu ton. (ant/nsp)