news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun hingga April 2026, Ratusan Ribu Petani dan Nelayan Sudah Terjangkau.
Sumber :
  • Istimewa

BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun hingga April 2026, Ratusan Ribu Petani dan Nelayan Sudah Terjangkau

BRI menyalurkan KUR Rp65,95 triliun hingga April 2026 kepada 1,3 juta debitur, termasuk 558 ribu petani dan 23 ribu nelayan.
Kamis, 28 Mei 2026 - 18:33 WIB
Reporter:
Editor :

Karena itu, kualitas penyaluran kredit disebut harus tetap dijaga agar program pembiayaan dapat berjalan berkelanjutan.

Selain memperluas akses pembiayaan, penyaluran KUR BRI juga diarahkan agar pelaku usaha mampu berkembang dan meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Ratusan Ribu Debitur Naik Kelas

BRI mencatat sebanyak 307 ribu debitur berhasil naik kelas hingga April 2026. Jumlah tersebut setara 31,96 persen dari target 962 ribu debitur yang ditetapkan perusahaan.

Peningkatan kapasitas usaha para debitur disebut menjadi indikator bahwa penyaluran KUR tidak hanya membantu permodalan jangka pendek, tetapi juga mendorong pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Di sisi lain, jangkauan KUR BRI terhadap rumah tangga juga terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga April 2026, sekitar 19 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 18 rumah tangga pada 2025 dan 17 rumah tangga pada 2024.

Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Melalui penyaluran KUR yang terus diperluas, BRI menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung pengembangan UMKM nasional.

Penyaluran pembiayaan yang difokuskan pada sektor produktif dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat perputaran ekonomi di daerah.

Dengan fokus pada sektor pertanian dan perikanan, BRI berharap pembiayaan KUR dapat terus menjadi penggerak pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus mendukung pembangunan ekonomi nasional yang lebih inklusif. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:20
02:44
01:15
01:30
01:23
00:58

Viral