news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pemadaman listrik..
Sumber :
  • Antara

Soal Pemadaman Listrik di Sumatera, GMPD Jakarta Minta Perlindungan dan Pemulihan bagi Masyarakat Terdampak

Mahasiswa yang tergabung dalam GMPD Jakarta berharap ada solusi terbaik buntut terhadap terjadinya blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera
Jumat, 29 Mei 2026 - 12:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD Jakarta) berharap ada solusi terbaik buntut terhadap terjadinya pemadaman listrik berskala besar (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5/2026).

Mahasiswa menilai blackout yang terjadi telah menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari terganggunya pelayanan publik, aktivitas ekonomi, operasional fasilitas kesehatan, jaringan komunikasi dan internet, transportasi, distribusi logistik, hingga aktivitas UMKM dan perbankan digital di berbagai wilayah Sumatera seperti Sumatera Barat, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan daerah lainnya yang terhubung dalam sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera.

Koordinator aksi GMPD Jakarta, Amiruddin Emon, menilai kejadian blackout massal tersebut tidak dapat dianggap sebagai gangguan teknis biasa karena telah berdampak luas terhadap masyarakat dan perekonomian nasional.

“Dampak ekonomi lumpuh saat blackout, belum aspek yang lain karena listrik begitu vital bagi kehidupan masyarakat dan keberlangsungan pelayanan publik,” ujar Amiruddin Emon dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Dia juga meminta pemerintah memberikan perlindungan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak di wilayah Sumatera.

"Penyediaan tenaga listrik merupakan amanat konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 33 UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, sehingga negara wajib menjamin pelayanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutur dia.

Sebelumnya, PLN juga sudah buka suara terkait penyebab blackout yang terjadi Sumatera belakangan ini.

Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, gangguan bermula dari transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi.

Cuaca buruk diduga memicu gangguan jaringan tersebut, sehingga jalur transmisi keluar dari sistem kelistrikan Sumatera.

Kondisi itu memicu ketidakseimbangan beban, oversupply, dan lonjakan frekuensi serta tegangan yang mengakibatkan sejumlah pembangkit otomatis keluar dari sistem.

“Dalam istilah publik, pembangkitnya otomatis padam,” kata Darmawan di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5/2026).

Gangguan ini berdampak pada Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh.

PLN langsung mengerahkan tim untuk mempercepat pemulihan dengan mengaktifkan pembangkit hidro dan gas sejak Jumat malam.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral