news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

jalan amblas terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Bus Transjakarta D21 dan 4B Ikut Terdampak Jalan Amblas di Lenteng Agung, Cek Rutenya

Atas peristiwa tersebut, bus Transjakarta rute D21 tidak melayani penumpang di Bus Stop SMAN 38 sampai Halte Universitas Indonesia.
Jumat, 29 Mei 2026 - 12:07 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian rute D21 dan 4B imbas jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, arah Depok.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan penyesuaian dilakukan karena adanya jalan amblas di sekitar Bus Stop SMAN 109.

“Rute D21 Lebak Bulus-UI Depok mengalami perpendekan rute menjadi Lebak Bulus-Bus Stop Wijaya Kusuma,” ungkap Ayu saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Atas peristiwa tersebut, bus Transjakarta rute D21 tidak melayani penumpang di Bus Stop SMAN 38 sampai Halte Universitas Indonesia.

Ayu menambahkan penyesuaian juga dilakukan pada rute 4B Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia. Rute tersebut untuk sementara hanya melayani sampai Bus Stop Wijaya Kusuma.

“Dikarenakan adanya jalan amblas di sekitar Bus Stop SMAN 109. Sementara tidak melayani pelanggan di bus stop SMAN 38 sampai Universitas Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya, Kasatpel SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, menjelaskan penyebab jalan amblas ini diduga akibat rapuhnya hong air yang berada di bawah aspal jalan.

“Ternyata penyebabnya itu ada crossing dengan hong ukuran 3 meter kurang lebih ya. Tapi mungkin udah usia, makanya keropos,” ungkap Sartono, kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, mengenai peristiwa rapuhnya hong air ini, Sartono memastikan tidak berpengaruh terhadap aliran air.

“Tapi alhamdulillahnya, jatuhan puing ini tidak sampai menghambat aliran air. Karena dari sepertiga hong itu mungkin jatuh, tapi tidak sampai menahan air. Air tetep lancar, tapi sepertiganya keurug tanah. Ini akan dibersihkan sementara itu,” jelasnya.

Kemudian Sartono menuturkan, saat ini pihaknya masih berfokus pada pembersihan puing guna mencari tahu penyebab pasti patahnya hong tersebut.

“Ini lagi pembersihan puing. Untuk melihat hongnya tuh apa sih? Jatuhnya apa karena karat, apa karena itu. Ini lagi pembersihan puing-puingnya yang, yang jatuh tadi,” terangnya.

Diketahui, jalan amblas pertama kali dilaporkan warga pada Rabu (27/5) malam. Kemudian, pada Kamis (28/5) malam, jalanan mengalami amblas total dan melebar hingga memakan 2 lajur jalan. (saa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral