news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI.
Sumber :
  • Istimewa

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Jumat, 5 Juni 2026 - 11:36 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini merupakan WTP yang ke-15 kali diraih secara berturut-turut.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, WTP yang diberikan merupakan hasil kinerja kolektif dan efektif Pemprov Jabar dalam menjalankan rencana pembangunan. 

Hal tersebut diungkapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Ia menegaskan bahwa capaian opini WTP harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik, bukan sekadar memenuhi aspek administrasi keuangan.

“Semoga WTP yang diberikan ini merupakan cerminan kinerja efektif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pembangunan. Dan semoga kita tidak hanya puas pada WTP, tetapi juga pada kepuasan publik serta kualitas pembangunan yang dirasakan masyarakat,” kata KDM, sapaan akrab gubernur.

KDM juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Jawa Barat yang selama ini menjalankan fungsi pengawasan serta seluruh aparatur Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran DPRD Jabar, BPK RI dan BPK Jabar yang konsisten melakukan evaluasi, kritik, dan saran bagi perbaikan pelayanan di Provinsi Jabar. Juga kepada seluruh pegawai Provinsi Jawa Barat, mulai dari kepala OPD sampai yang menyusun SPJ,” tuturnya.

Harapan Gubernur

KDM berharap BPK RI nantinya tidak hanya memeriksa sampel namun dapat memeriksa seluruh laporan keuangan OPD di Jabar agar hasil pemeriksaan lebih optimal dan komprehensif.

Ia juga menanggapi catatan BPK terkait pengelolaan belanja daerah. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki optimisme yang tinggi untuk mendorong pembangunan, namun kemampuan fiskal daerah turut dipengaruhi oleh realisasi transfer dari pemerintah pusat.

“Kalau kemampuan berdasarkan pendapatan daerah, sebenarnya relatif tercapai. Yang tidak tercapai adalah dana transfer dari pemerintah pusat, khususnya Dana Bagi Hasil,” katanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:30
04:38
05:50
03:19
16:02
08:11

Viral