news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

PTPN I Regional 5.
Sumber :
  • tim tvOne

Perluas Lahan Tembakau, PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk Petani

PTPN I Regional 5 menggelar tanam perdana tembakau tahun tanam 2026 di Kecamatan Kebonarum
Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:36 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com – PTPN I Regional 5 menggelar tanam perdana tembakau tahun tanam 2026 di Kecamatan Kebonarum. Pada kesempatan tersebut, perusahaan juga menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa 38 titik sumur bor dan 7 unit mesin pompa air bagi tujuh desa di wilayah setempat.

Kegiatan yang dipimpin Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, itu dihadiri jajaran manajemen, kepala desa, tokoh masyarakat, serta kelompok tani penerima manfaat.

Subagiyo mengatakan, peningkatan luas tanam tahun ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan kembali komoditas tembakau Klaten.

“Tanam perdana tahun ini menjadi momentum penting bagi pengembangan tembakau Klaten. Dengan peningkatan luas tanam dari 25 hektare menjadi 50 hektare, kami optimistis komoditas ini dapat terus berkembang, membuka lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkap Subagiyo di Surabaya.

Pada musim tanam 2026, PTPN I Regional 5 mengembangkan tembakau Besuki Na-Oogst yang ditanam di bawah naungan (TBN) di lahan seluas 50 hektare. Komoditas berorientasi ekspor tersebut ditargetkan memiliki produktivitas 1.700 kilogram per hektare dengan masa tanam sekitar tujuh bulan dan panen satu kali dalam setahun.

Hasil produksi tembakau akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan industri cerutu premium dengan tujuan ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa.

Manajemen PTPN I Regional 5 menyebut tantangan budidaya tembakau saat ini meliputi ketidakstabilan cuaca dan keterbatasan sumber daya manusia. Untuk menjaga kualitas produksi, perusahaan melakukan pengaturan naungan, pengendalian hama dan penyakit, pemupukan berimbang, serta optimalisasi pengelolaan air.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian masyarakat, perusahaan juga menyalurkan bantuan TJSL berupa 38 titik sumur bor dan 7 unit mesin pompa air.

Ketua kelompok tani penerima manfaat asal Desa Sukorejo, Dalino, mengaku bantuan tersebut sangat membantu petani, terutama saat musim kemarau.

“Adanya bantuan sumur bor dan mesin pompa air dari PTPN I ini sangat meringankan beban para petani yang sebelumnya kesulitan mendapatkan akses air untuk lahan pertanian. Kami mendoakan agar program tanam perdana tembakau PTPN I ini berjalan sukses dan mencapai target yang diharapkan,” ujar Dalino.

Kepala Bagian Sekretariat dan Umum PTPN I Regional 5, Reggy Irawan Setiyobudi, mengatakan bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bagi pertanian dan mendorong peningkatan intensitas tanam.

“Kami berharap bantuan 38 titik sumur bor dan 7 unit mesin pompa air ini dapat meningkatkan ketersediaan air bagi pertanian sehingga petani dapat meningkatkan intensitas tanam hingga dua kali dalam setahun,” harap Reggy.

Program TJSL senilai Rp99,9 juta itu disalurkan ke tujuh desa, yakni Towangsan, Sukorejo, Jetis, Pluneng, Nglinggi, Manjung, dan Karanglo. Program dijalankan dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV) untuk menciptakan manfaat bersama bagi perusahaan dan masyarakat secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil evaluasi, program tersebut mencatat Social Return on Investment (SROI) sebesar 16,19 atau melampaui target perusahaan yang ditetapkan sebesar 3.

PTPN I Regional 5 menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari manfaat sosial yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami berharap perluasan areal tanam tembakau di Kebonarum Klaten ini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar, membuka lapangan kerja, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkas Subagiyo. (gol)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:30
01:38
04:38
05:50
03:19

Viral