news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Rosan Bocorkan Alasan Utama Laporan Keuangan Danantara Belum Terbit.
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Rosan Bocorkan Alasan Utama Laporan Keuangan Danantara Belum Terbit

Di tengah sorotan publik dan derasnya minat investor global terhadap BPI Danantara, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani bocorkan alasan utama laporan keuangan
Senin, 15 Juni 2026 - 17:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah sorotan publik dan derasnya minat investor global terhadap Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani bocorkan alasan utama laporan keuangan lembaga tersebut belum dipublikasikan.

Rosan menegaskan keterlambatan publikasi laporan keuangan bukan disebabkan minimnya transparansi, melainkan karena proses penyusunan laporan masih mengikuti ketentuan yang berlaku bagi perusahaan nonterbuka serta menunggu penyelesaian audit dan konsolidasi data dari ribuan entitas usaha yang berada di bawah pengelolaan Danantara.

“Nah, sesuai undang-undang PT bahwa laporan keuangan itu, kalau itu bukan perusahaan Tbk, itu adalah sampai akhir Juni, sampai pertengahan Juni, ya kan,” kata Rosan kepada jurnalis di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Penjelasan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap tata kelola Danantara, terutama setelah lembaga tersebut berhasil menarik minat investor internasional melalui penerbitan obligasi global yang mengalami kelebihan permintaan lebih dari tiga kali lipat.

Menurut Rosan, seluruh data dan dokumen yang dibutuhkan dalam proses pemeriksaan telah diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang bertugas melakukan audit terhadap Danantara. Ia menegaskan para investor telah memahami bahwa proses audit lembaga tersebut dilakukan oleh auditor negara.

“Ini kita juga sudah semua sudah serahkan datanya juga semua itu ke BPK karena BPK adalah yang akan melakukan audit di kami,” ujarnya.

Rosan menjelaskan tantangan terbesar dalam penyusunan laporan keuangan Danantara terletak pada proses konsolidasi perusahaan-perusahaan yang berada dalam ekosistemnya.

Sebagai pengelola aset negara, Danantara harus menggabungkan laporan keuangan lebih dari 1.000 perusahaan sebelum menyusun laporan keuangan konsolidasi.

“Jadi kita ini konsolidasi 1.000 perusahaan lho, gitu 1.000 perusahaan dan secara peraturan memang akhir Juni kan harus baru menerbitkan laporan keuangannya,” tutur Rosan.

Meski laporan keuangan resmi belum diterbitkan, Rosan memastikan prinsip transparansi tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan Danantara.

Ia mengungkapkan berbagai data dan informasi keuangan telah dibuka kepada investor agar mereka dapat melakukan penilaian terhadap kinerja lembaga tersebut, meskipun proses audit BPK masih berlangsung.

Menurut Rosan, keterbukaan informasi menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan investor terhadap Danantara sebagai instrumen investasi strategis milik negara.

“Jadi itu yang saya sampaikan dan sekali lagi kami justru selama ini yang saya tekankan itu apa sih? transparansi kok, gitu,” tutup dia. (agr/aag)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:45
04:03
01:13
03:28
01:00
16:25

Viral