news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Cabai Rawit.
Sumber :
  • Istockphoto

Harga Cabai Rontok di Jakarta, Beras hingga Daging Sapi Ikut Turun

Pada kelompok pangan pokok, mayoritas jenis beras juga mengalami penurunan harga. Beras IR I (IR 64) turun Rp195 menjadi Rp15.378 per kilogram. 
Jumat, 19 Juni 2026 - 13:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah komoditas strategis mengalami penurunan harga pada perdagangan pangan Jakarta, Jumat (19/6/2026), dipimpin oleh kelompok cabai yang kompak melemah hingga lebih dari Rp4.000 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada beras, bawang, daging sapi, telur ayam ras, hingga gas elpiji 3 kilogram.

Berdasarkan data Informasi Pangan Jakarta per pukul 10.30 WIB, tren pelemahan harga terlihat hampir di seluruh kelompok bahan pangan utama yang selama beberapa pekan terakhir menjadi perhatian masyarakat.

Penurunan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai. Harga cabai merah keriting turun Rp4.100 menjadi Rp53.583 per kilogram. Sementara cabai rawit merah terkoreksi Rp4.479 menjadi Rp73.433 per kilogram.

Cabai merah besar (TW) juga turun Rp2.467 menjadi Rp61.500 per kilogram. Adapun cabai rawit hijau melemah Rp2.967 menjadi Rp57.650 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau besar turun Rp1.875 menjadi Rp42.500 per kilogram.

Tidak hanya cabai, harga bawang turut bergerak turun. Bawang merah tercatat turun Rp1.927 menjadi Rp55.433 per kilogram, sementara bawang putih terkoreksi tipis Rp20 menjadi Rp44.283 per kilogram.

Pada kelompok pangan pokok, mayoritas jenis beras juga mengalami penurunan harga. Beras IR I (IR 64) turun Rp195 menjadi Rp15.378 per kilogram. 

Beras IR II Ramos turun Rp306 menjadi Rp14.392 per kilogram, sedangkan beras IR III melemah Rp367 menjadi Rp13.600 per kilogram.

Beras IR 42/Pera turun Rp74 menjadi Rp16.200 per kilogram dan beras Setra I/Premium turun Rp274 menjadi Rp16.517 per kilogram. 

Penurunan terbesar pada kelompok beras terjadi pada beras medium yang turun Rp500 menjadi Rp14.000 per kilogram.

Di tengah tren penurunan tersebut, beras Muncul I justru bergerak berlawanan arah dengan kenaikan Rp433 menjadi Rp16.250 per kilogram.

Kelompok protein hewani juga menunjukkan tren yang lebih bersahabat bagi konsumen. Harga daging sapi has atau paha belakang turun Rp1.022 menjadi Rp153.133 per kilogram. 

Sementara daging sapi murni untuk semur anjlok Rp10.323 menjadi Rp138.867 per kilogram, menjadi salah satu penurunan terbesar hari ini.

Harga daging kambing juga turun Rp1.625 menjadi Rp152.000 per kilogram. Telur ayam ras ikut melemah Rp479 menjadi Rp27.313 per kilogram.

Namun demikian, harga ayam broiler atau ayam ras justru naik Rp560 menjadi Rp41.817 per ekor. Kenaikan juga terjadi pada daging babi berlemak yang bertambah Rp2.167 menjadi Rp110.000 per kilogram.

Sementara itu, pada kelompok kebutuhan rumah tangga, harga gas elpiji 3 kilogram turun Rp167 menjadi Rp20.500 per tabung.

Di sisi lain, sejumlah komoditas masih menunjukkan tren kenaikan. Minyak goreng curah naik Rp58 menjadi Rp21.667 per kilogram, minyak goreng kemasan premium naik Rp187 menjadi Rp23.250 per kilogram, dan Minyakita naik Rp263 menjadi Rp17.563 per liter.

Kenaikan paling tajam terjadi pada kacang kedelai yang melonjak Rp3.777 menjadi Rp19.333 per kilogram. Gula pasir juga naik Rp78 menjadi Rp18.687 per kilogram.

Adapun tepung terigu turun Rp148 menjadi Rp11.242 per kilogram, sedangkan garam dapur turun Rp269 menjadi Rp4.342 per 250 gram. (agr/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral