- istimewa
PUAN PAN Maraton Kaderisasi Perempuan: Tak Hanya Penuhi Kuota 30 Persen MK Tapi Menang Pemilu 2029
Jakarta, tvOnenews.com - Perempuan Amanat Nasional (PUAN) mulai menggenjot kaderisasi dan rekrutmen politik perempuan setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mewajibkan partai politik memenuhi kuota minimal 30 persen calon legislatif (Caleg) perempuan atau berisiko gugur sebagai peserta pemilu di daerah pemilihan yang tidak memenuhi ketentuan tersebut.
“Pastinya (digenjot demi kuota 30 persen). Itu perintah langsung dari Ketum PAN (Zulkifli Hasan). Jadi kita akan gas terus, gaspol,” ucap Ketum PUAN, Farah Puteri Nahlia, di sela-sela pelantikan DPP PUAN di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).
Menurut Farah, salah satu langkah yang disiapkan PAN adalah dengan adanya pembentukan sekolah politik bagi kader perempuan PAN.
Langkah itu ditujukan untuk membekali kader yang ingin maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2029.
"Saya sudah punya rencana akan membuat semacam kelas sekolah politik untuk kader PUAN, yang mana langsung straight to the point belajar strategi politik. Sehingga, perempuan PUAN yang ingin maju ke legislatif di 2029 bisa kita kaderisasi,” ucapnya.
Farah menilai persiapan sejak dini diperlukan agar PAN tidak hanya memenuhi ambang batas keterwakilan perempuan, tetapi juga meningkatkan jumlah kader perempuan yang duduk di DPR maupun DPRD.
"Kalau kami optimis ya, karena sekarang saja kader perempuan PAN di DPR maupun DPRD sudah banyak. Akan kami tingkatkan, oleh karena itu kita akan mencari kader-kader terbaik di daerah. Kita akan terus maraton sampai 2029 nanti dari sekarang,” tegasnya.
Pelantikan tersebut selain dihadiri Ketum PAN yang Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mendes PDT yang juga Waketum PAN Yandri Susanto, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno dan para elit PAN yang lain. (aag)