- Kolase Istimewa & tvOne
Kesaksian Penjaga Kos usai YTR Dibawa ke RSHS Bandung, Taufik Hidayat Ogah Urus Pacarnya: Alasannya Mual-mual
Kemudian, Resa dan Taufik sempat dimarahi oleh dokter. Pasalnya, mereka dianggap telah berbohong mengenai penyebab YTR yang sudah mengenaskan karena jatuh dari kamar mandi.
"Akhirnya si Taufik itu sambil membentak ke dokternya bahwa 'saya saudaranya'. Dia itu enggak mau mengakui sebagai suami," katanya.
Tersangka Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita Melarikan Diri
Mereka pun diminta untuk keluar dari ruangan IGD lantaran korban akan ditangani oleh tim medis. Hingga pagi hari, Resa sempat menyuruh Taufik mengambil selimut dan pakaian ganti YTR ke kosan.
Tak lama kemudian, tersangka tidak kunjung balik. Sementara, Resa terus dicecar lantaran pihak dokter mengkhawatirkan kondisi korban yang harus dioperasi segera mungkin.
Pernyataan ini juga didukung oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan di Mapolda Jawa Barat, Rabu, 24 Juni 2026. Kata dia, pelaku disebut meninggalkan korban dan memilih melarikan diri saat YTR ditangani di RSHS Bandung.
"Berdasarkan keterangan saksi, korban, dan juga pengantar R (Resa), ketika sudah diantarkan ke situ, yang bersangkutan akhirnya melarikan diri," kata Hendra.
Kemudian, ia mengungkap fakta baru dari tim penyidik. Ia mengatakan bahwa, terdapat perbedaan penjelasan dari pelaku dan temuan tim medis yang memeriksa korban.
Hendra berpendapat terkait penjelasan dari pelaku saat berada di RSHS Bandung. Pria berusia 30 tahun itu menyebut luka-luka dialami YTR disebabkan kecelakaan.
Sementara, hasil pemeriksaan forensik justru menganggap luka-luka berat dialami korban mengarah pada dugaan kekerasan. Hal tersebut diprediksi dalam waktu cukup lama.
Temuan ini mendorong penyidik terus mendalami untuk mengungkap rangkaian peristiwa dugaan tindak kekerasan. Adapun kondisi korban masih belum pulih 100 persen karena masih menjalani perawatan di RSHS Bandung.
(hap)