- Istimewa
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hadiri High-Level Super Pollutant Reception Bersama Raja Charles III
"Tumpukan sampah organik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) kita adalah sumber utama gas metana. Kita sedang mendorong kebijakan pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dari hulu ke hilir. Mengurangi food waste bukan sekadar soal lingkungan, tapi juga ketahanan pangan dan kesadaran mutlak dari pola perilaku ekonomi masyarakat kita" tambahnya.
Sejalan dengan seruan Sekjen PBB António Guterres dalam acara tersebut, yang menekankan perlunya memangkas limbah makanan, menghentikan pembuangan sampah terbuka (open dumping), dan menangkap emisi dari TPA, Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah di tingkat daerah.
Hal ini juga selaras dengan Subnational NDC Roadmap yang telah disiapkan pemerintah, di mana setiap provinsi diwajibkan memiliki target terukur dalam mengelola emisi dari sektor limbah.
Pertemuan di Istana St James's ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mengukuhkan posisi tawar di panggung iklim internasional. Dengan mengedepankan solusi berbasis masyarakat seperti pengelolaan limbah makanan, Indonesia menunjukkan bahwa aksi pengendalian emisi tidak selalu membutuhkan teknologi mahal, melainkan dapat dimulai dari perubahan perilaku sehari-hari dan perbaikan tata kelola persampahan.