news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Dugaan penipuan kursus bahasa Arab dan umrah, Mecca Al Arabiya Course (MAAC).
Sumber :
  • Gemini Generated AI

Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Sudah di jalan menuju hotel, korban MAAC syok dapati agenda manasik ternyata fiktif: Dugaan penipuan kursus Bahasa Arab Madinah dan umrah. Puluhan korban kini -
Jumat, 26 Juni 2026 - 16:20 WIB
Reporter:
Editor :

Setelah dipaksa menandatangani formulir pengembalian dana (refund), janji tersebut menguap begitu saja. Pihak MAAC justru kembali menawarkan pengalihan keberangkatan pada 20 Desember 2025. 

Para jemaah bahkan diminta berkumpul di sebuah hotel dekat bandara Soekarno Hatta untuk agenda koordinasi dan manasik.

"Lagi-lagi tanggal 19 Desember kami di-WA bahwa anak-anak gagal berangkat karena kuota. Padahal saat itu kami sudah dalam perjalanan menuju hotel bersama anak-anak. Saat saya telepon langsung pihak hotel untuk konfirmasi, ternyata sama sekali tidak ada pemesanan tempat untuk manasik dari travel MAAC. Di situ kami baru sadar bahwa ini murni scam," sesalnya.

Perincian Kerugian Korban Ratih

Derita serupa dialami oleh Ratih (nama samaran), seorang orang tua murid kelas XII asal Sumatera Barat. 

Anaknya yang semula mengikuti kursus online diiming-imingi program lanjutan bernama Ma'had Haram, yakni konsep belajar langsung di lingkungan Masjid Nabawi dengan pengajar dari UIM, lengkap dengan janji jalur khusus masuk universitas tersebut.

Demi meyakinkan korban, tim MAAC bahkan sampai nekat menyambangi kediaman Ratih di Sumatera Barat sebanyak dua kali dan di Bandung satu kali. 

Terpikat oleh janji manis tersebut, Ratih mendaftarkan anaknya sekaligus mengambil paket umrah untuk 5 orang anggota keluarganya.

Janji keberangkatan pada Desember 2022 terus diundur ke Januari 2023, hingga akhirnya zonk total. Berikut adalah perincian kerugian finansial yang dialami keluarga Ratih:

Tabel kerugian korban Ratih (bukan nama sebenarnya) dugaan penipuan MAAC, umroh dan kursus bahasa Arab di Universitas Islam Madinah
Sumber :
  • tvOnenews.com

"Selain kerugian materi, kami mengalami kerugian non-materi luar biasa berupa waktu, tenaga, dan kekecewaan mendalam karena rencana pendidikan serta ibadah anak kami hancur berantakan," kata Ratih.

Siap Seret Pelaku ke Bareskrim, Manajemen MAAC Merespons

Somasi terbuka dan surat peringatan yang dilayangkan oleh kuasa hukum para korban Dimas Yemahura Alfaruq dari DNV Lawfirm dilaporkan diabaikan sepenuhnya oleh pihak PT Meka Karya Indonesia.

Sebelum gerakan massal ini bergulir, perwakilan korban sebenarnya telah membuat Laporan Polisi resmi dengan nomor LP/B/2520/XII/2025/SPKT/POLRES BOGOR/POLDA JAWA BARAT pada 21 Desember 2025. 

Namun, karena penanganan di tingkat polres dinilai berjalan di tempat, tim kuasa hukum kini tengah merampungkan berkas kumulatif dari 19 korban baru untuk melaporkan sindikat keluarga ini langsung ke Bareskrim Mabes Polri.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
07:53
06:02
02:55
04:58
07:02

Viral