news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim Basarnas dan aparat mengevakuasi mayat RYS (50), ASN menjabat sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan usai ditemukan tewas di Bandara Juanda.
Sumber :
  • tvOne

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:38 WIB
Reporter:
Editor :

Ia menambahkan, sebenarnya korban dan keluarga sudah lama tidak bertemu sejak 4 Juni 2026. Namun, komunikasi mereka tidak mengalami kendala apa pun.

Hingga Rabu, 24 Juni 2026 pagi, pihak keluarga dikabarkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah korban juga telah membusuk diperkirakan tewas sejak beberapa hari sebelumnya.

4. Pria Misterius Terekam CCTV

Risang menyampaikan hasil dari penyelidikan awal. Rekaman CCTV di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan seorang pria misterius berada di mobil dinas korban.

"Kita ditunjukkan sebuah potongan rekaman CCTV yang menunjukkan seorang laki-laki saat mengambil tiket parkir di Bandara Juanda," terangnya.

Saat ditanya aparat, seluruh pihak keluarga mengaku tidak ada yang mengenali sosok pria misterius bersama korban. Keluarga mencurigai RYS telah tewas sebelum mobil memasuki area parkir bandara.

"Dari kamera CCTV, dari tampak depan juga kelihatan bahwa laki-laki itu yang membawa mobil itu masuk ke bandara sampai ke tempat parkir dan meninggalkan (korban) di sana," bebernya.

Rekaman CCTV tersebut tentu menjadi petunjuk bagi pihak Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk terus mendalami kasus ini. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait misteri kematian RYS.

5. Hasil Autopsi Ditemukan Bekas Kekerasan

Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini menyampaikan sejumlah hasil pemeriksaan dalam dan luar mayat RYS.

Berdasarkan hasil visum luar, terdapat luka robek di bagian cuping telinga kiri korban. Ni Made menduga bekas tersebut disebabkan akibat tindak kekerasan menggunakan benda tumpul.

Berdasarkan hasil visum dalam, selaput lendir bibir atas dan bawah korban telah berubah menjadi warna kebiruan. Kondisi ini sudah umum dan sering terjadi disebabkan mayat yang telah membusuk berhari-hari.

Tim forensik menduga korban meninggal dunia dalam keadaan mati lemas atau asfiksia. Hal ini membuat lidah, epiglotis, serta saluran napas berubah menjadi warna merah kehitaman.

6. Keluarga Bantah Korban Hamil

Pihak keluarga menjawab kehebohan yang terjadi saat jenazah korban pertama kali ditemukan tewas dalam kondisi perut membuncit. Berdasarkan hasil autopsi, hal itu bukan disebabkan karena hamil, melainkan akibat pembusukan selama berhari-hari.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
07:53
06:02
02:55
04:58
07:02

Viral