news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kolase foto Taufik Hidayat dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Untuk Pemilik Kos di Jabar, KDM Minta Lakukan Hal Ini agar Kejadian Taufik Hidayat dan YTR Tak Terulang Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) langsung mengambil langkah taktis menyusul terbongkarnya kasus penyekapan YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat (30) ...
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) langsung mengambil langkah taktis dan tegas menyusul terbongkarnya kasus penyekapan serta penganiayaan keji yang menimpa seorang wanita berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat di Kabupaten Bandung.

KDM menginstruksikan seluruh jajaran RT dan RW di Jawa Barat untuk memperketat sistem pendataan warga, terutama bagi para penghuni rumah kos dan kontrakan.

Langkah preventif berskala masif ini diambil demi memutus rantai tindak kriminalitas serta menutup celah pergerakan pelaku kejahatan di lingkungan permukiman warga.

Tangkapan layar rekaman cctv di rumah dinas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat didatangi Taufik Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar

"Setiap rumah kos dan kontrakan, setiap orang yang datang ke situ harus difoto dan dilampirkan KTP, lalu disetorkan ke sistem data yang ada di RT dan RW. Ini juga untuk mencegah adanya terorisme yang biasa terjadi di kontrakan," tegas Dedi Mulyadi di Bandung, Senin.

Siapkan Surat Edaran Digitalisasi Data: Sentil Budaya Lapor 1x24 Jam yang Hilang

Demi menyukseskan gerakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat akan menerbitkan surat edaran resmi.

Aturan tersebut nantinya bakal mengatur sistem digitalisasi pendataan warga sekaligus penertiban administrasi bagi para penghuni rumah sewa yang dikelola langsung oleh pengurus lingkungan.

Gubernur Dedi Mulyadi menilai, tragedi memilukan yang dialami oleh YTR menjadi tamparan keras sekaligus bukti nyata masih lemahnya tata kelola keamanan di tingkat paling bawah.

KDM menyayangkan mulai lunturnya tradisi pengawasan dan pelaporan warga pendatang di tengah masyarakat.

"RT dan RW sekarang sudah tidak terbiasa lagi mendata tamu yang datang ke lingkungannya. Tradisi lapor 1x24 jam sudah mulai hilang," sentil Kang Dedi Mulyadi. Selain urusan lingkungan, ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan dan komunikasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran hubungan yang beracun (toxic relationship).

Jamin Rp1 Miliar Biaya Medis Korban, Dana Sayembara Rp250 Juta Dialihkan

Terkait proses pemulihan fisik dan psikologis korban, Kang Dedi Mulyadi memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan pasang badan dan menjamin seluruh kebutuhan biaya pelayanan kesehatan YTR hingga benar-benar pulih total.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:13
03:06
12:37
05:29
01:46
06:40

Viral