- tangkapan layar YouTube Alodokter
Ternyata Ini Alasan Ratusan Kasus Flu Singapura Ditemukan di Sumsel
Jakarta, tvonenews.com- Flu singapura tengah menjadi perhatian publik, mungkin juga belum ada yang tahu alasan bisa mencapai 523 kasus suspek ditemukan. Apakah penyakit ini mematikan? atau penyakit ini mudah menular?.
- dok.kolase tvOnenews.com / laman RSPI/youtube alodokter
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu mengenal dekat flu singapura ini. Penyakit yang disebut-sebut banyak menginfeksi anak-anak.
Flu singapura merupakan sakit yang secara medis disebut Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), yaitu penyakit infeksi virus mudah menular. Penyakit ini umumnya menyerang bayi dan anak-anak usia di bawah 5 tahun, namun juga bisa menginfeksi orang dewasa.
Kini flu singapura ditemukan sejak Januari sampai Juni 2026 di Sumatra Selatan sebanyak 523 kasus suspek.
Artinya kasus yang ditemukan seseorang yang menunjukkan gejala klinis atau tanda-tanda penyakit tertentu (seperti infeksi atau virus).
Menurut Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr Ngabila Salama bahwa kasus flu singapura yang ditemukan di Sumatra Selatan karena adanya peningkatan musiman, ditambah penyakit ini mudah menular.
"Meningkatnya kasus flu singapura atau HFMD di Sumatra Selatan hingga 523 kasus menunjukkan bahwa penyakit ini sedang mengalami peningkatan musiman.Penyakit ini mudah menular terutama di tempat kumpul anak seperti PAUD, TK, SD dan playground," katanya kepada tvonenews.com, Rabu (1/7).
- tangkapan layar YouTube Alodokter
Selain itu, menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel Ira Primadesa di Palembang, Selasa, mengatakan jumlah merupakan akumulasi kasus suspek yang tercatat sejak Minggu ke-1 hingga Minggu ke-23 tahun 2026.
Disebutkan juga kalau flu singapura merupakan penyakit musiman. Umum terjadi disaat musim pancaroba.
“HFMD (flu singapura) adalah infeksi virus menular yang bersifat musiman. Kasus di Sumsel biasa meningkat pada masa pancaroba maupun saat puncak musim kemarau," jelasnya dalam antara.
Pesan dari dr. Ngabila Salama, MKM yang pernah menjabat kepala seksi surveilans epidemiologi dan imunisasi di Dinas Kesehatan DKI Jakarta ini, menyampaikan orang tua tidak perlu panik.
Dia menganjurkan agar para orang tua, mengerti gejala flu singapura pada anak, seperti demam, sariawan dan ruam atau bintik di telapak tangan dan kaki segerakan bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.