- tvOnenews
Pertama di Indonesia: Polda NTT Raih 2 Rekor MURI Lewat Terapi USEFT untuk Anggota dan Masyarakat
Kata dia juga, setiap orang bisa melakukannya sendiri jika punya keinginan untuk sembuh dan merasa terganggu kesehatan mentalnya.
“Tehnik ini ketika yang bersangkutan sudah menyadari ada sesuatu yang ingin disembuhkan baik itu trauma, luka batin dan sebagainya maka tidak ada kesulitan karena tehnik mudah sekali untuk dilakukan jadi kuncinya yang bersangkutan menyadari bahwa ada masalah yang memang dia rasakan yang mengganggu bagi hidupnya,” beber Vily memberi keterangan tentang USEFT.
Vily menyampaikan ada begitu banyak pelayanan kesehatan mental yang bisa disembuhkan melalui tehnik USFET, diantaranya adalah luka batin, trauma, phobia atau takut terhadap sesuatu seperti phobia ketianggian, phobia terhadap hewan dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan kesehatan mental.
Lanjut Vily menjelaskan, bahwa para terapis bukan hanya berada di Polda NTT, tetapi sudah banyak personil kepolisian di seluruh polres di jajaran Polda NTT yang telah dilatih dan kini telah menjadi terapis dengan tehnik USEFT.
Sementara itu, trainer terapis Yayasan Kesehatan Mental Keluarga (YKMK) Agus Ekhayastra Dharmesta menjelaskan terapi dengan tehnik USEFT adalah terapi dengan mengetuk 17 titik meridian di dalam tubuh.
“Jadi ketika seseorang itu cemas, takut, kuatir, was-was itu gelombang otaknya itu tidak beraturan nah dengan tekan di 17 titik itu maka gerakan dari pada listrik tubuh atau neorotransmiter itu stabli, dan sistem kerjanya seperti itu ditambah dengan sugesti-sugesti yang positif perkuat dampak dari titik meridian tersebut (bekerja),” kata Agus.
Di sisi lain, ia jelaskan, bahwa untuk setiap pasien dibutuhkan waktu terapi selama 60 sampai 90 menit maksimal dan itu personal. Kemudian untuk mendapat sesuatu yang permanen itu dibutuhkan sekitar empat sesi untuk satu orang. (aag)