news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sumber :
  • ANTARA

Coba Break Resistance, IHSG Dibuka Melemah Serupa Anjloknya Bursa Asia dan Wall Street

IHSG dibuka melemah 2 poin atau 0,04 persen di level 5.984 pada pembukaan perdagangan Rabu, 8 Juli 2026.
Rabu, 8 Juli 2026 - 09:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - IHSG dibuka melemah 2 poin atau 0,04 persen di level 5.984 pada pembukaan perdagangan Rabu, 8 Juli 2026.

Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi break resistance dibayangi koreksi pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi mencoba menembus resistance di 6.050. Jika gagal berpotensi terkoreksi wajar," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 8 Juli 2026.

Dia mengatakan, Bursa Asia kompak turun pada perdagangan Selasa kemarin, meski proyeksi lonjakan laba kuartalan Samsung Electronics yang didorong tingginya permintaan AI sempat memberikan sentimen positif. 

Pada saat yang sama, Yen Jepang tetap bertahan di dekat level terendah dalam hampir 40 tahun, di tengah spekulasi intervensi pemerintah.

Saham Samsung Electronics, produsen chip memori terbesar di dunia, memperkirakan laba operasional periode April-Juni melonjak 19 kali lipat secara year-on-year (yoy) menjadi KRW89,4 triliun atau sekitar US$58,44 miliar. Namun, pasar saham Korea Selatan justru turun 4,9 persen.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 melemah 2,12 persen. Selain itu, produsen chip Korea Selatan, SK Hynix, memulai penawaran saham di AS untuk menghimpun dana sebesar KRW43 triliun atau sekitar US$28,07 miliar.

Perseroan dikabarkan telah memperoleh indikasi permintaan hingga US$7 miliar dari investor besar. Sementara itu, Broadcom mengumumkan perluasan kemitraannya dengan Apple hingga tahun 2031, untuk mengembangkan dan memasok chip khusus.

"Support IHSG berada di level 5.900-5.950 sementara resist IHSG di rentang 6.000-6.050," ujarnya.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street kompak turun pada perdagangan Selasa kemarin. Tekanan terbesar terjadi dari aksi jual saham-saham AI dan produsen chip, di tengah lonjakan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,25 persen, Nasdaq Composite melemah 1,16 persen, dan S&P 500 berkurang 0,45 persen. Di sisi lain, saham Micron Technology anjlok 4,7 persen, diikuti KLA Corp, Marvell Technology, Broadcom, dan Advanced Micro Devices (AMD) yang juga ditutup turun.

Mohammad Yudha Prasetya 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:15
01:16
01:50
02:33
02:20
01:09

Viral