- Istimewa
Hadiri IISAR 2026, Basarnas Perkuat Jaringan Internasional untuk Hadapi Ancaman Bencana
"IISAR menjadi sarana komunikasi, edukasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh kementerian, lembaga, organisasi internasional, hingga potensi SAR nasional yang selama ini terlibat dalam operasi kemanusiaan," ungkap Syafii.
Dalam forum internasional tersebut, 28 negara akan bertukar pengetahuan mengenai standar operasi penyelamatan dari berbagai organisasi dunia seperti International Civil Aviation Organization (ICAO), International Maritime Organization (IMO), serta International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG).
Syafii juga menerangkan pembelajaran tersebut sangat penting karena menjadi acuan Basarnas dalam menangani berbagai jenis operasi pencarian dan pertolongan, mulai dari kecelakaan pesawat, kecelakaan laut, hingga penanganan bencana.
Selain forum ilmiah, kegiatan internasional ini juga menghadirkan kompetisi antartim SAR nasional dan internasional sebagai sarana berbagi pengalaman operasional di lapangan.
"Kami ingin seluruh peserta mendapatkan edukasi mengenai mekanisme operasi, hubungan kerja, hingga perkembangan terbaru dalam penanganan keadaan darurat," katanya.
Daya tarik kegiatan internasional ini adalah pameran teknologi SAR yang menghadirkan hampir 57 booth dari berbagai perusahaan dan institusi.
Berbagai inovasi yang dipamerkan mencakup teknologi komunikasi darurat, peralatan penyelamatan udara, darat, laut, hingga bawah air. Sejumlah perusahaan seperti PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bell Helicopter, serta berbagai penyedia teknologi SAR internasional turut memperkenalkan solusi terbaru untuk mendukung operasi penyelamatan.
"Kami ingin mendapatkan informasi teknologi terbaru yang dapat mendukung operasi SAR, baik udara, darat maupun underwater, sehingga ketika terjadi keadaan darurat seluruh potensi bisa saling mengisi dan bersinergi," jelasnya.
Adapun, kegiatan internasional ini diharapkan mampu melahirkan kolaborasi strategis, mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus memperkuat sinergi global dalam menghadapi berbagai situasi darurat.