news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gadis asal Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Mozza Axillia Gunarsa (18) sudah hilang setahun.
Sumber :
  • Istimewa

Kejanggalan Gelagat Gadis Semarang Mozza Axillia Gunarsa Sebelum Hilang Misterius, Apa Saja?

Ayah Mozza Axillia Gunarsa (18), Singgih Datya G mengungkap kejanggalan didapatkan keluarga sebelum gadis asal Semarang itu hilang misterius pada 25 Juni 2025.
Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:21 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang gadis asal Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Mozza Axillia Gunarsa (18) yang hilang tidak kunjung kembali ke rumah.

Ayah Mozza Axillia Gunarsa, Singgih Datya G mengungkap kejanggalan didapatkan pihak keluarga. Hal ini berkaitan dengan sang putri yang tidak biasa.

Singgih mengungkapkan gelagat aneh sebelum Mozza Axillia Gunarsa hilang misterius sejak Rabu, 25 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Biasanya putrinya selalu berpamitan kepada keluarga saat hendak meninggalkan rumah.

"Pamit seperti biasa dari rumah. Dia memang kalau pergi selalu pamit," ujar Singgih saat dihubungi tvOne, Sabtu (11/7/2026).

Kebiasaan Mozza Axillia Gunarsa Sebelum Meninggalkan Rumah

Poster informasi orang hilang - Gadis asal Semarang, Mozza Axillia Gunarsa (18)
Sumber :
  • Polres Semarang

Lebih lanjut, Singgih mengungkap kebiasaan lainnya yang dilakukan putrinya. Gadis berusia 18 tahun tersebut tidak hanya selalu berpamitan dengan keluarga.

Saat meninggalkan rumah, Mozza kerap mengirim lokasi keberadaan dirinya. Kata Singgih, kebiasaan tersebut guna memudahkan keluarga mengetahui tempat-tempat yang dilalui dan dikunjungi putrinya.

"Terus sampai lokasi dia selalu memberikan foto lokasi tempat dia kunjungi. Bahkan, sampai rumah kembali, dia juga memberikan kabar kalau sudah sampai rumah," terangnya.

Sayangnya pihak keluarga tidak merasakan kebiasaan tersebut. Mozza hanya sempat meminta izin untuk pamit meninggalkan rumah.

Dalam kronologi yang diselidiki pihak kepolisian, Mozza mengirim pesan terakhir melalui WhatsApp. Gadis asal Bergas Semarang itu berpamitan untuk mengantar laptop milik temannya.

Dalam pesan WhatsApp tersebut, Mozza tampaknya akan menuju ke sekitar kawasan Makodam Semarang. Akan tetapi, gadis tersebut hingga kini belum pulang ke rumah sehingga jejak keberadaannya masih misterius.

"Pada waktu kepergian tersebut, Mozza hanya memberikan pamit untuk keluar rumah mengantar seperti informasi yang sampai saat ini tapi tidak pernah memberikan informasi sampai lokasi ataupun pulang," jelasnya.

Mozza Tidak Punya Masalah Keluarga

Mozza Axillia Gunarsa (18), gadis asal Gebugan, Bergas, Semarang hilang
Sumber :
  • Istimewa

Ia menilai bahwa Mozza dalam kondisi baik-baik dengan pihak keluarga. Ia bahkan selalu menuruti agar memberikan kabar di setiap situasi apa pun.

"Kondisinya dia selalu pamit baik-baik, tidak ada konflik apa pun, tidak membawa barang pakaian atau apa pun, dia hanya membawa identitas, HP, dan juga motor yang dipakai sampai saat ini belum ketemu," bebernya.

Sayangnya keluarga dibuat merasa khawatir dan resah. Sebab, Mozza belum pulang hingga malam hari.

Singgih mengaku dirinya dan keluarga sempat masih bisa menghubungi putrinya menjelang waktu Maghrib. Upaya tersebut teridentifikasi bahwa ponsel Mozza masih sempat aktif.

Sayangnya selepas itu, kata Singgih, telepon genggam putrinya mendadak mati. Situasi ini membuat pihak keluarga sulit menghubungi Mozza.

Singgih mengatakan, pihak keluarga sempat berkomunikasi dengan temannya. Rekan sejawatnya pun membantu dan langsung menghubungi Mozza dengan pesan, "Kamu dimana, dicariin ortu?."

Mozza sempat menjawab pesan WhatsApp yang dikirim oleh temannya. Isinya menunjukkan bahwa gadis berusia 18 tahun itu akan menuju ke Yogyakarta selama tiga hari.

Singgih menemukan adanya kejanggalan dari jawaban Mozza. Biasanya sang putri selalu terbiasa menyebut orang tuanya "mama". Akan tetapi, pesan singkat itu menunjukkan bahwa Mozza menyebut " jangan bilang ibu".

Sebelumnya, kabar hilangnya Mozza menggegerkan publik. Hingga kini, gadis berusia 18 tahun tersebut hilang misterius sejak meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025 sekitar pukul 10.00 WIB.

Polda Jawa Tengah melalui Satreskrim Polres Semarang menerima laporan orang hilang tersebut. Hal ini membuat polisi bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, keluarga, teman dekat, serta sejumlah pihak diduga mengetahui aktivitas dan keberadaan terakhir korban.

Penyidik juga menyebarluaskan informasi orang hilang lewat media sosial dan media resmi pihak kepolisian termasuk Polda Jawa Tengah dan Polres Semarang. Hal ini terlihat dari poster menunjukkan identitas, ciri-ciri, dan kronologi hilangnya Mozza.

Dari hasil penyelidikan, korban meninggalkan rumah usai berpamitan lewat pesan WhatsApp. Dalihnya untuk mengantarkan laptop milik temannya di wilayah Semarang dengan menggunakan kendaraan sepeda motor Honda Vario 125 berwarna hitam Nopol H 5344 ALC tanpa membawa STNK.

Tim penyidik kemudian menyisir ke berbagai lokasi dan melakukan penelusuran kamera CCTV di sejumlah titik. Sayangnya polisi sulit mencari jejak terakhir korban.

Namun demikian, tim penyidik berhasil menemukan satu unit ponsel milik korban. Dari hasil pemeriksaan, telepon genggam korban berhasil ditemukan oleh seorang warga di depan sebuah ruko di kawasan Kota Lama Semarang.

Penyelidikan juga menyasar pada sebuah nomor telepon sempat terdeteksi di wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Nomor tersebut tampaknya telah digunakan oleh orang lain.

Selain itu, polisi juga mengalami kendala lain dalam penyelidikan. Ponsel milik korban telah direset pabrik.

Sementara, ayah korban mendapatkan sejumlah informasi terbaru. Motor yang terakhir kali dipakai oleh putri sulungnya kerap berlalu-lalang di sekitar pabrik gula di kawasan Klaten.

Petunjuk lainnya dari informasi yang masuk mengabarkan bahwa Mozza terakhir kali berada di Jakarta Pusat. Akan tetapi, kabar tersebut masih belum pasti sehingga memudahkan polisi melakukan pencarian.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral