- Istimewa
Bak Taufik Hidayat Part 2, Tampang Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Cikarang Bekasi Viral
Kabupaten Bekasi, tvOnenews.com - Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan kembali terjadi. Sebelumnya dialami YTR akibat tindakan Taufik Hidayat, terkini insiden tersebut juga dirasakan seorang wanita di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang wanita berinisial TS (25), warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh pacarnya berinisial SL (28).
Ironisnya, korban tampak mengalami sejumlah luka lebam di bagian tubuh, termasuk di wajahnya. TS diduga disekap di sebuah rumah kontrakan di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Kasus ini terkuak pasca keluarga korban mendatangi lokasi kejadian pada Rabu (8/7/2026).
Pada Minggu (12/7/2026), Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian membenarkan adanya kejadian tersebut. Hal ini terungkap setelah keluarga melaporkan peristiwa penyekapan dan tindak kekerasan menyebabkan TS mengalami luka lebam.
"Kami lagi memproses dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," ujar AKBP Jerico.
Tampang Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Cikarang Selatan
- Instagram/@liputancikarang
Pengungkapan kasus ini membuat media-media lokal menampilkan wajah sosok terduga pelaku diduga bernama Samuel yang tengah berpose di kolam renang dan parodi mengangkat sebuah galon.
Berdasarkan keterangan yang diunggah melalui media Liputan Cikarang dan Gue Cikarang, pekerjaan terduga pelaku merupakan tukang keliling air galon.
Pekerjaan terduga pelaku terungkap setelah seorang warganet membocorkan keseharian SL. Terlapor diduga bekerja di wilayah Wisma Elang Daerah Jati Pilar di kawasan Cikarang Selatan.
"Sampai hari Rabu kemarin, dia masih aktif di grup untuk iklan galonnya. Itu bukti chat dia di WA grup. Semoga info ini bermanfaat ya. Takut banget kelakuannya kayak set*n," ungkap seorang warganet.
Kronologi Peristiwa Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan pada Wanita di Cikarang
- tvOneNews
Beredarnya foto terduga pelaku membuat korban berinisial TS menceritakan kronologi kejadiannya. Peristiwa dugaan penyekapan dan penganiayaan berawal saat berbincang dengan pelaku.
Kata TS, situasi mendadak berubah saat dirinya dan SL bertengkar hebat. Karena keduanya cekcok, terduga pelaku diduga emosi hingga langsung melakukan kekerasan fisik terhadap korban.
Korban mengaku dirinya mengalami tindak kekerasan selama sepekan. Peristiwa ini membuat TS luka memar di sejumlah bagian tubuh akibat dianiaya oleh kekasih.
Ia mengaku dirinya sempat disekap selama satu pekan karena tidak diizinkan untuk keluar dari rumah kontrakan tersebut. Pada akhirnya, TS berhasil melarikan diri saat SL pergi.
Pelarian tersebut terjadi dalam kondisi pintu kontrakan terkunci menggunakan gembok. Akan tetapi, TS berhasil keluar melalui jendela.
"Seminggu saya disekap dan dikunci oleh pelaku. Saya akhirnya berhasil kabur saat malam hari ketika pelaku sedang pergi. Saya keluar melalui jendela karena pintu dikunci menggunakan gembok dari luar," terang TS.
Lebih lanjut, TS tidak membantah bahwa dirinya mempunyai hubungan asmara dengan SL. Kebersamaan mereka telah berjalan selama lebih dari satu tahun.
TS mengungkap awal mula perkenalan dengan SL. Ia mengaku bahwa dirinya bisa menjalin hubungan asmara karena berkenalan melalui media sosial. Sementara, identitas terduga pelaku berasal dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Akibat mengalami dugaan tindak pidana, TS resmi melaporkan peristiwa ini kepada Polres Metro Bekasi. Ia berharap agar kasus ini diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi Buru Terduga Pelaku
Plh. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Ikhlas Putro Wasono mengungkapkan bahwa, laporan polisi diadukan oleh korban telah masuk.
Ikhlas mengatakan, penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama Unit Reserse Mobil (Resmob) tengah memburu dan melakukan pengejaran karena terduga pelaku diduga melarikan diri.
"Kami sudah menerima laporan adanya kejadian penyekapan dan saat ini anggota dari Unit PPA dan Unit Resmob Polres Metro Bekasi sedang memburu pelaku. Mohon doanya agar kasus ini cepat terungkap dan pelaku segera tertangkap," kata Ikhlas di Cikarang.
Selain melakukan pengejaran terhadap terlapor, penyidik juga berupaya mengumpulkan alat bukti sebagai memperkuat proses penyidikan.
(hap)