Korlantas Polri Olah TKP Tragedi Maut di Jalur Pantura Indramayu
Indramayu, tvOnenews.com - Tim gabungan Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri bersama Satlantas Polres Indramayu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di lokasi Kecelakaan maut di Jalur Pantura Kijaran Kulon, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang menewaskan 12 orang.
Olah TKP dilakukan menggunakan sejumlah perangkat pendukung, termasuk drone dan teknologi Traffic Accident Analysis (TAA) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Teknologi tersebut digunakan untuk merekonstruksi peristiwa kecelakaan sesuai kondisi sebenarnya sebagai bagian dari proses penyidikan.
Petugas menjelaskan hasil rekonstruksi digital nantinya akan menjadi alat bantu dalam pembuktian perkara, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat kepada jaksa penuntut umum maupun majelis hakim dalam proses persidangan.
Menanggapi tragedi tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengajak masyarakat untuk lebih disiplin mematuhi aturan lalu lintas.
Ia juga meminta pemerintah daerah, instansi terkait, dan kepolisian memperketat pengawasan terhadap kendaraan pengangkut penumpang agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut Lucky, penegakan regulasi mengenai angkutan orang harus dilakukan secara konsisten dan disertai pengawasan yang ketat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.
Sementara itu, seluruh 12 korban meninggal dunia telah dimakamkan di sejumlah desa asal mereka. Adapun enam korban luka hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu.