- Aldi-tvOne
Alasan Pemrpov DKI Jakarta Usai Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan Ambruk Tak Terurus Selama 2 Tahun
Jakarta, tvOnenews.com - Empat kelas SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ambruk dan belum diperbaiki selamat hampir dua tahun. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso membeberkan alasannya.
Santoso mengatakan, bahwa setiap penganggaran harus melalui mekanisme sebelum melakukan eksekusi.
Namun ia memastikan bahwa sekolah roboh sejak tahun 2024 itu telah memiliki dokumen perancanaan lengkap DED (Detail Engineering Design) sebagai teknis pembangunan.
"Ada mekanisme yang harus dilalui," katanya, Rabu (22/7/2026).
Sebetulnya sekolah tersebut sudah ada usulan terkait dengan pembangunan sejak tahun 2025 lalu.
Namun terdapat penyesuaian anggaran oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehingga belum dapat terealisasi.
Oleh karena itu, Santoso memastikan bahwa secepatnya pembangunan SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 akan dilaksanakan dan diharapkan dimulai pada tahun 2027 mendatang.
Ditambah, saat ini pihaknya telah melakukan pertemuan dan melihat kondisi bangunan yang ambruk tersebut.
"Terkait dengan anggaran sudah masuk di perencanaan dan semoga bisa kita laksanakan dalam waktu dekat ini. Terkait dengan anggaran masih berjalan sesuai dengan perencanaan dan semoga timeline bisa lancar," ujarnya
Sebelumnya, SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi kini menjadi sorotan karena bangunannya tak layak digunakan akibat roboh dua tahun lalu.
Meski berada di Ibukota, namun SD tersebut terlihat terbengkalai karena tidak ada kegiatan belajar mengajar karena bangunan tak kunjungi diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan pantauan, bangunan yang roboh nampak begitu mengkhawatirkan, rangka atap ambruk ke dalam ruangan kelas.
Sementara suasana di dekat bangunan yang ambruk nampak begitu kumuh dan tak terawat, daun-daun yang berjatuhan terlihat berceceran seperti tidak ada yang membersihkan.
Meski tidak semua bangunan roboh, tetapi sekolah tersebut harus ditinggalkan para muridnya untuk sementara hingga adanya perbaikan dan membuat siswa kembali nyaman untuk melakukan kegiatan belajar.(aha/raa)