news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potongan layar aksi keributan yang terjadi saat dua personel polisi ditikam di Konawe, Sulawesi Tenggara..
Sumber :
  • Antara

Sedang Mediasi Damai, Pria di Konawe Sulawesi Tenggara Malah Nekat Tikam Dua Polisi Pakai Badik

Jajaran Polresta Kendari berhasil meringkus seorang pria berinisial GR setelah melakukan aksi nekat menyerang dua personel polisi Polsek Soropia. 
Jumat, 24 Juli 2026 - 04:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Jajaran Polresta Kendari berhasil meringkus seorang pria berinisial GR setelah melakukan aksi nekat menyerang dua personel polisi Polsek Soropia. 

Pelaku menggunakan senjata tajam jenis badik untuk menikam petugas di Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan sesaat setelah insiden berdarah itu terjadi pada Rabu (22/7) malam, sekitar pukul 21.00 Wita.

"Saat ini pelaku GR sudah kami amankan di Mako Polsek Soropia untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut," kata Welliwanto saat dikonfirmasi, Kamis.

Dua anggota kepolisian yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut adalah Aiptu Zainal selaku Bhabinkamtibmas Desa Atowatu dan Aiptu Agus Saputra yang menjabat sebagai Kanit Patroli Polsek Soropia.

Insiden ini bermula dari upaya kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui jalur damai. 

"Peristiwa itu bermula ketika kedua petugas hadir untuk mengawal serta mendampingi proses mediasi kekeluargaan terkait dugaan pencemaran nama baik di rumah Kepala Desa Atowatu," jelasnya.

Mediasi tersebut dilakukan untuk meluruskan tuduhan pencurian dompet berisi uang Rp1 juta milik warga berinisial M (50) terhadap seorang warga bernama Arjun. 

Tuduhan tersebut sebelumnya dilontarkan oleh oknum anggota ormas berinisial A (43) tanpa adanya bukti kuat.

Ketenangan diskusi di kediaman kepala desa terusik saat pelaku GR tiba-tiba datang dan mencoba memicu keributan. 

Meski sempat diminta pergi oleh petugas karena situasi mulai memanas, GR yang tersulut emosi sempat menendang kursi sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Namun, ketenangan itu hanya sesaat. GR kembali mendatangi rumah kepala desa sambil berteriak-teriak provokatif. 

Saat Aiptu Zainal dan Aiptu Agus Saputra bersama warga mencoba mendekat untuk menenangkan situasi, pelaku secara mendadak mengeluarkan badik dari balik pakaiannya.

"Pelaku secara tiba-tiba mencabut badik dan melakukan penikaman ke arah Aiptu Zainal hingga menyebabkan baju dinasnya robek terkena sabetan. Pelaku juga sempat mengejar Aiptu Agus Saputra, namun berhasil dihalangi warga sebelum akhirnya melarikan diri," ungkap Welliwanto.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:19
06:48
01:57
02:25
01:47
01:19

Viral