news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Dirut Agrinas Buka Suara soal Anggaran Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun

Joao mengaku hanya mengetahui polemik tersebut dari pemberitaan media dan tidak memahami proses maupun pembahasan anggaran yang kini menjadi perhatian publik.
Jumat, 24 Juli 2026 - 09:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota menegaskan, dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan isu dugaan anggaran pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Joao menolak memberikan penjelasan mengenai besaran anggaran yang diperdebatkan. Menurutnya, isu pengadaan kipas angin merupakan persoalan sarana dan prasarana yang bukan berasal dari pernyataannya.

“Itu kan (kipas angin) sarana prasarana. Tapi kalau kipas kan bukan saya ngomong. Tanya sama yang ngomong gitu. Kan biar kalian muatin dulu, biar ramai dulu, nanti saya jelasin satu kali kan selesai,” kata Joao kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (24/7/2026).

Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan adanya pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun sebagaimana ramai diperbincangkan di media sosial maupun sejumlah pemberitaan.

Karena itu, Joao juga enggan menanggapi kritik yang disampaikan anggota DPR terkait anggaran tersebut. Menurutnya, pihak yang pertama kali menyampaikan informasi itulah yang seharusnya memberikan penjelasan kepada publik.

“Iya. Dia ngomong di mana sama siapa, kan yang ngomong yang suruh jelasin, masa saya suruh jelasin orang lain yang ngomong kok,” kata Joao.

Ia kembali menegaskan tidak ingin menjelaskan sesuatu yang bukan menjadi kewenangannya.

“Pokoknya yang ngomong suruh jelasin, saya kan jelasin yang saya ngomong, yang saya tahu, gitu. Masa orang lain yang ngomong, saya yang jelasin. Saya nggak tahu apa yang dia bahas. Yang dibahas apa?” lanjutnya.

Joao mengaku hanya mengetahui polemik tersebut dari pemberitaan media dan tidak memahami proses maupun pembahasan anggaran yang kini menjadi perhatian publik.

“Saya nggak tahu. Saya nggak tahu dia ngomong di mana, saya juga baca berita, saya lihat ini, ya sudah biarin saja orang nggak ada urusan sama saya, ngapain saya urusin,” ujarnya.

Meski membantah terlibat dalam polemik anggaran kipas angin, Joao menegaskan PT Agrinas Pangan Nusantara memang mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih selama dua tahun.

Menurutnya, penugasan tersebut mencakup pembangunan fasilitas, pengadaan kebutuhan, hingga menjalankan operasional koperasi.

“Kan kita ditugaskan untuk mengelola selama dua tahun. Dari pembangunan, pengadaan, dan menjalankannya selama dua tahun,” katanya.

Polemik anggaran kipas angin bermula ketika Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam mempertanyakan, kabar adanya pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Mufti mengaku kesulitan memperoleh penjelasan resmi dari pemerintah mengenai informasi tersebut.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyebut tanggung jawab pengadaan kebutuhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berada di bawah Agrinas Pangan. Pemerintah, kata dia, hanya menanggung pembayaran pembiayaannya.

“Mungkin kalau koperasi kan memang itu yang tanggung jawab si Agrinas kan. Kita hanya bayar cicilannya saja. Cuma manajemen segala macam di sana,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026). (agr/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

11:10
01:48
08:01
05:28
03:56
01:39

Viral