- PDIP Jawa Timur.
PDIP Jatim Soroti Persoalan Anak Muda, dari Lapangan Kerja hingga Biaya Hidup
Ia menilai persoalan yang dihadapi anak muda saat ini cukup kompleks, mulai dari terbatasnya lapangan pekerjaan hingga meningkatnya biaya hidup. Karena itu, menurutnya, penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, tidak hanya partai politik.
"Ini menjadi tantangan kami, dan kami akan mencoba bedah satu persatu. Ini perlu kerja sama dari seluruh stakeholder. Kalau di Malang, kami hanya punya kepala daerah di Kabupaten Malang, tapi di Kota Malang dan Kota Batu kami tidak punya. Nah ini harus kemudian dibangun komunikasi antara legislatif dengan eksekutifnya," jelasnya.
Deni juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader agar mampu memahami dan merespons kebutuhan masyarakat.
"Perlu kerja sama, kerja keras. Kader PDIP harus punya isi dalam menangkap keinginan atau aspirasi anak-anak muda. Kami punya sekolah partai, itu kita lakukan dan roadmap kita sudah ke sana. Kita melakukan kaderisasi, kita melakukan diklat kepada kader-kader kami agar memang isinya ada, branding-nya tidak kosong," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda memerlukan koordinasi lintas pemangku kepentingan agar dapat ditangani secara lebih efektif.
"Tapi hal yang memang ini berhubungan dengan stakeholder, dengan pemerintah khususnya, memang harus kemudian dikordinasikan, dikomunikasikan. Nah, ini tantangan dan pekerjaan rumah bersama untuk kemudian anak-anak muda bisa lebih kencang lagi ya untuk melakukan gerakan-gerakan dan harus lebih peduli lagi terhadap kondisi yang terjadi minimal di lingkungan sekitar," lanjutnya.
Deni mengungkapkan, sejumlah masukan dari forum serupa yang sebelumnya digelar di Surabaya telah ditindaklanjuti oleh partai, termasuk usulan agar partai politik tidak hanya berfokus pada aktivitas politik dan pemerintahan, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan minat generasi muda melalui berbagai kegiatan.
Di sisi lain, ia mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme peserta dalam pelaksanaan RedTalks 2026 di Malang. Menurutnya, banyak peserta yang hadir hingga kapasitas ruangan tidak lagi mencukupi.
"Kami melihat, terus terang ini di luar dugaan kami antusiasme anak-anak muda khususnya di Malang Raya ini luar biasa. Kursi terisi penuh dan sampai ada yang berdiri, bahkan di luar, kami mohon maaf atas keterbatasan tempat. Tapi ini akan menjadi tantangan besar bagi kami untuk mewadahi segala bentuk masukan, kritik, saran, dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PDIP Jatim," tandas Deni. (cmi)