news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur BI Perry Warjiyo saat dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III 2024 di Jakarta..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Perry Warjiyo Resmi Mundur, Rekam Jejak 40 Tahun di Bank Indonesia Jadi Sorotan

Keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri dari Gubernur BI menjadi sorotan. Pasalnya, pengunduran diri tersebut dilakukan saat masa jabatannya masih menyisakan waktu hingga 2028.
Selasa, 28 Juli 2026 - 02:35 WIB
Reporter:
Editor :

Lulusan UGM yang Raih Gelar Doktor di Amerika Serikat

Lahir di Sukoharjo pada 1959, Perry Warjiyo menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 1982.

Ia kemudian melanjutkan studi ke Iowa State University, Amerika Serikat. Di kampus tersebut, Perry meraih gelar Master pada 1989 sebelum menyelesaikan pendidikan doktor (Ph.D.) pada 1991.

Latar belakang akademiknya kemudian menjadi bekal dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi selama berkarier di Bank Indonesia.

Fokus pada Stabilitas Ekonomi hingga Digitalisasi

Selama menjabat sebagai Gubernur BI, Perry dikenal mendorong berbagai kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ia aktif mengembangkan bauran kebijakan moneter, memperkuat stabilitas sistem keuangan, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, hingga mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Selain aktif sebagai bankir sentral, Perry juga menulis sejumlah buku di bidang ekonomi dan kebanksentralan. Beberapa karyanya antara lain Central Bank Policy Mix: Issues, Challenges, and Policy Responses (2020), Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik (2016), serta Kebijakan Moneter di Indonesia (2003).

Di bawah kepemimpinannya, Bank Indonesia juga memperoleh berbagai penghargaan internasional. Perry sendiri pernah menerima penghargaan Governor of the Year Asia Pacific 2019 dari Global Markets.

Pernah Dikaitkan dengan Isu Reshuffle

Beberapa bulan sebelum pengunduran dirinya, nama Perry Warjiyo sempat menjadi perbincangan setelah muncul isu perombakan kabinet pada Juni 2026. Saat itu, beredar kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengganti Gubernur BI bersamaan dengan posisi Menteri Keuangan.

Namun, isu tersebut langsung dibantah oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Meski isu pergantian sempat dibantah, Perry Warjiyo akhirnya benar-benar mengakhiri masa kepemimpinannya di Bank Indonesia lebih cepat melalui pengunduran diri yang diajukan dengan alasan pribadi. Keputusan tersebut sekaligus menutup babak kepemimpinan selama tujuh tahun sebagai Gubernur BI dan hampir empat dekade pengabdiannya di bank sentral Indonesia. (cmi)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:16
07:17
05:12
01:06
07:18
02:36

Viral