- tvOnenews - Abdul Gani Siregar
Prabowo Prediksi Durasi Perang Rusia-Ukraina Potensi Lampaui Perang Dunia II
Jakarta, tvOnenews.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan, bahwa situasi geopolitik dunia kini berada dalam fase yang semakin rawan akibat konflik bersenjata yang terus meluas di berbagai kawasan.
Di hadapan para pelaku usaha nasional, Prabowo menilai perang Rusia-Ukraina telah berlangsung lebih lama dibandingkan Perang Dunia I dan berpotensi melampaui durasi Perang Dunia II.
Peringatan itu disampaikan Presiden saat memberikan arahan dalam pertemuan bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).
Menurut Prabowo, sejak sebelum menjabat Presiden ia telah berulang kali mengingatkan bahwa dunia sedang memasuki periode yang penuh ketidakpastian.
“Kita masih menghadapi yang saya waktu pertemuan-pertemuan pertama kita di awal pemerintahan saya saudara datang ke saya pun saya sudah di mana-mana saya sudah warning, bahkan sebelumnya pun saya sudah warning, hati-hati situasi dunia, situasi geopolitik sudah sangat-sangat rawan, sangat-sangat rawan. Di mana-mana terjadi perang dahsyat,” kata Prabowo.
Prabowo kemudian menyoroti konflik Rusia-Ukraina yang menurutnya telah menjadi salah satu perang terbesar di kawasan Eropa dalam beberapa dekade terakhir. Ia menyebut durasi perang tersebut kini sudah melampaui Perang Dunia I dan berpotensi menjadi lebih panjang dibandingkan Perang Dunia II.
“Di, di kontinen di benua Eropa perang besar. Perang besar ini di Ukraina ini sudah lebih lama dari Perang Dunia Pertama. Ah ini mungkin akan lebih lama dari Perang Dunia Kedua,” ujarnya.
Presiden menjelaskan bahwa Perang Dunia II berlangsung sekitar empat setengah hingga lima tahun, sedangkan perang di Ukraina yang dimulai pada 2022 kini telah memasuki tahun kelima.
“Perang Dunia Kedua mulai September 1939 habis itu 40, 41, 42, 43 habis itu pertengahan Mei 45, jadi 5 tahun atau 4, 4 tahun setengah. Perang Ukraina mulai tahun 22 ya, 22, 23, 24, 25 sudah masuk 26. Mungkin Perang Ukraina lebih lama dari Perang Dunia Kedua juga,” ujarnya.
Menurut Prabowo, perang yang berkepanjangan tidak hanya menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi global. Dampaknya dirasakan hingga ke berbagai negara melalui lonjakan harga pangan, energi, dan berbagai komoditas strategis.