news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pengeroyokan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Perkara Utang Rp150 Ribu, Pria di Bandung Dihajar Pakai Samurai oleh Temannya Sendiri

Pria berinisial RP menjadi korban aksi penganiayaan & pembacokan oleh temannya sendiri akibat diduga perkara utang piutang lemari plastik Rp150 ribu di Bandung.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:00 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Seorang pria berinisial RP mendapatkan aksi penganiayaan. Ia juga menjadi korban pembacokan akibat diduga permasalahan utang piutang senilai Rp150 ribu di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Pria tersebut dianiaya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis samurai oleh rekannya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/8/2026), sekitar pukul 01.15 WIB.

Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono mengatakan bahwa, peristiwa ini terungkap setelah pihak warga sekitar melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Selain itu, aksi penganiayaan juga terekam dalam video viral di media sosial.

"Kita menerima laporan dari masyarakat melalui outline 110. Otomatis langsung kita meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) berikut dengan tim Prabu," ujar Sumartono saat dihubungi tvOne, Senin (3/8/2026).

Ia menambahkan bahwa, jajaran Satreskrim Polsek Kiaracondong langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dari keterangan ini, polisi mencari keberadaan tiga orang pelaku.

Ia mengungkapkan bahwa polisi langsung meringkus satu pelaku tanpa membutuhkan waktu 24 jam dari kejadian tersebut. Terduga pelaku yang ditangkap berinisial RH.

"Yang mana saat itu juga kita mengamankan dengan barang bukti berupa satu bilah samuruai panjang yang bergagang warna biru," lanjutnya.

Awal mula kejadian ini terjadi dari masalah sepele. Pelaku mendatangi korban dengan dalih untuk menagih uang yang justru berujung perselisihan di antara keduanya.

Korban mempunyai utang hasil penjualan lemari plastik. Adapun harga barang tersebut mencapai Rp150 ribu sehingga ditagih oleh pelaku.

Namun, korban membantah adanya tuduhan tersebut. Akibat hal ini, keduanya langsung terlibat perselisihan dan saling cekcok adu mulut.

Pelaku tampak membawa senjata tajam jenis samurai saat melancarkan aksinya. Tujuannya untuk melakukan pengancaman agar uangnya dibayar hingga berujung memukul korban.

"Informasi terakhir itu daripada tersangka yang sudah kita amankan itu spontanitas. Jadi, tidak ada direncanakan sebelumnya akan melakukan penyerangan. Saat itu korban dan si tersangka bertemu," terangnya.

Kejadian ini membuat tiga orang korban mengalami luka serius di bagian tangan dan mulut. Insiden brutal tersebut menyebabkan mereka menjalani visum.

Salah satu korban yakni ayah dari pelapor berinisial RP. Ia sempat melawan dalam video viral di media sosial hingga mengalami luka berat dan trauma.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:31
01:24
06:07
01:27
02:40

Viral