Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan
- Instagram @psi_id
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain, walapun masih tergolong sebagai partai baru.
Hal ini disampaikan eks Presiden ke-7 saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung di Grand Pasundan, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).
Bahkan, Jokowi meminta kader PSI tidak gentar menghadapi persaingan politik. Ia menyebut keberadaan PSI mulai membuat sejumlah pihak berhati-hati.
“Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan,” ucap Jokowi.
Jokowi kemudian mempertanyakan alasan munculnya kekhawatiran terhadap PSI yang menurutnya masih berstatus sebagai partai baru.
“Wong sama partai baru saja kok takut,” ujarnya.
Menurut Jokowi, kader PSI perlu meyakini bahwa partai tersebut dapat berkembang menjadi partai besar. Ia juga mengatakan target PSI tidak hanya berkaitan dengan perolehan kursi di parlemen.
“Ini partai baru, tapi juga hati-hati. Meskipun partai baru, hati-hati, ini akan menjadi partai besar. Kita harus meyakini itu,” kata Jokowi.
Karena itu, Jokowi meminta kader PSI tidak menjadikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen sebagai alasan untuk mengurangi aktivitas politik partai.
“Target kita bukan hanya masuk Senayan,” kata Jokowi.
Ia kemudian menyinggung kemungkinan perubahan besaran parliamentary threshold, termasuk angka 5 hingga 8 persen.
Menurut Jokowi, berapa pun angka yang nantinya ditetapkan tidak seharusnya menjadi alasan bagi kader untuk berhenti bekerja.
“Asalkan saudara-saudara bekerja keras untuk partai, strukturnya aktif dan bekerja, hidup dan bekerja. Kuncinya hanya di situ,” ujarnya. (aag)
Load more