news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jawab Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Prerogatif Presiden

Terkait dengan beredarnya isu Surpres, Kapolri Jenderal Listyo Sigit memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu kinerja dirinya dalam memimpin Polri.
Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:56 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo buka suara soal beredarnya Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Jenderal Sigit menegaskan bahwa penunjukan sebagai kepala pimpinan merupakan hak dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Pada prinsipnya Sigit menegaskan bahwa dirinya sebagai prajurit siap melaksanakan perintah.

“Itu kan prerogatif Presiden. Jadi, ya buat kita prajurit kan apapun dilaksanakan. Kita menunggu saja,” ucap Sigit, kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Kemudian dengan beredarnya Surpres ini, Sigit memastikan tidak akan mengganggu kinerja dirinya dalam memimpin Polri.

“Oh, nggak. Sangat tidak (mengganggu kinerja),” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman membantah bahwa pihaknya menerima Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

“Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri,” ungkap Habibur kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang tidak memiliki dasar yang jelas.

"Kami menghimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya,” jelas Habibur.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Ahmad Sahroni juga mengatakan bahwa tidak ada Surpres soal pergantian Kapolri yang dikirimkan kepada Komisi III DPR.

“Kagak ada. Ya kalau kalian udah tahu ya kalian munculin aja. Orang kita enggak ada, sama sekali belum ada,” ujar Sahroni di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).

Politisi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa kinerja Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri selama ini baik. Dia menilai ada pihak yang tidak suka Listyo masih menjabat sebagai Kapolri, sehingga isu tersebut dihembuskan.

“Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kenceng. Wajar, kan beliau udah 5 tahun gitu,” kata Sahroni.

“Karena lama, orang ada yang enggak suka. Ya dimaklumin aja,” tambahnya. (Ars/rpi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:18
05:03
02:41
01:41
05:24
03:37

Viral