- X @LambeSahamjja
Viral Dokter hingga Nakes Nyinyir ke Pasien BPJS di Medsos, Kemenkes Sorot Profesionalisme
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara terkait sejumlah dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang memberikan komentar nyinyir kepada pasien BPJS Kesehatan di media sosial.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan pihaknya menyayangkan komentar dokter dan nakes yang tak memiliki empati terhadap pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan.
“Kemenkes menyayangkan beredarnya komentar dari sebagian tenaga medis/tenaga kesehatan di media sosial yang terkesan tidak berempati terhadap pasien maupun keluarganya yang sedang menjalani pelayanan kesehatan,” ujar Aji, Rabu (5/8/2026).
Kemenkes mengimbau kepada seluruh dokter dan nakes untuk tetap mengedepankan empati dan komunikasi yang baik di manapun berada.
“Pada konteks ini harus bijak dalam bermedia sosial. Hal ini juga merupakan bagian dari profesionalisme tenaga medis dan tenaga kesehatan,” kata Aji.
Aji menambahkan masyarakat dapat melaporkan kepada Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) apabila menemukan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh dokter maupun nakes.
“Sehingga dapat diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Adapun dalam platform media sosial Threads, seorang warga mengeluhkan melalui akun pribadinya bahwa belum mendapat kamar rawat inap setelah 8 jam menunggu.
Dalam status yang ditulisnya, dia mengatakan tidak akan mengungkap ke publik rumah sakit yang dimaksud, sebab dirinya merupakan pasien BPJS.
Status itu kemudian mendapat banyak respons negatif dari warganet, termasuk dokter dan nakes. (saa/rpi)