- Antara
Kerap Mangkir Pemeriksaan, KPK Buka Peluang Upaya Paksa Rudy Tanoesoedibjo
“Kita akan mengundang saudara IW dalam hal ini untuk memberikan keterangan,” kata Budi, di Polda Metro Jaya, Jumat (7/8/2026).
Kemudian Budi menyebutkan, dalam pemeriksaan ini, pihaknya juga akan mendalami terkait tentang asal-usul kepemilikan senjata, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan.
“Penyelidikan sampai saat ini masih dilakukan oleh Direktorat Intelkam Subdit Wasendak bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Selatan,” ujar Budi.
Adapun dari penemuan 996 pucuk senjata di sekola ini, diketahui bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api, yang diantaranya terdiri dari 4 pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm, dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm.
“Ini diamankan dan ditempatkan di gudang Subdit Wasendak Dit Intelkam Polda Metro Jaya,” tegasnya.
Kemudian Budi mengungkapkan, satu senjata lainnya merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA, dan sudah diamankan oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan.
“Satu pucuk diduga senjata api ini setelah didalami kepemilikannya atas nama saudara DS. Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, menemukan bahwa saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020, sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut,” terangnya.(ars/raa)