- TVR Parlemen
Prabowo Kaget RI Punya 1.074 BUMN: Ada yang Punya Cicit Perusahaan, Luar Biasa
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut saat mengetahui jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia.
Hal ini disampaikan saat berpidato di Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).
Prabowo menuturkan jumlah tersebut jauh lebih banyak dari perkiraan ketika membentuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Menurut Prabowo, total BUMN di Indonesia ternyata ada 1.074 perusahaan. Angka tersebut mencakup perusahaan induk, anak, hingga cicit perusahaan.
“Kita menemukan bahwa ada 1074 BUMN. Dan BUMN-BUMN itu ada yang punya anak perusahaan dan ada yang punya cucu perusahaan, bahkan ada yang punya cicit perusahaan. Ini luar biasa,” katanya.
Padahal, Prabowo mengira total BUMN yang ada hanya sekitar 400.
“Saya mengira BUMN ada 300 atau 400, ternyata 1.704,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengingatkan bahwa BUMN bukan menjadi sumber dana penguasa maupun milik komisaris.
“BUMN adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Bukan milik direksi. Bukan milik komisaris. Bukan pula sumber dana bagi penguasa,” tegas Prabowo. (saa/dpi)