news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi masyarakat miskin.
Sumber :
  • Pexels/Alfatah Bilal Afdam

Apa Itu Desil 1-10 yang Jadi Barometer Tingkat Kesejahteraan Sosial? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Setiap desil mewakili 10 persen populasi secara berurutan, dimulai dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga paling sejahtera.
Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Dalam tata kelola penyaluran bantuan sosial di Indonesia, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama lembaga terkait menggunakan sistem pemeringkatan kesejahteraan berbasis desil.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), seluruh masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 tingkatan kesejahteraan ekonomi.

Setiap desil mewakili 10 persen populasi secara berurutan, dimulai dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga kelompok yang paling sejahtera secara nasional. Pemahaman indikator ini sangat penting untuk mengetahui pemetaan perlindungan sosial pemerintah.

 

Rincian tingkat kesejahteraan desil 1-10

Ilustrasi masyarakat miskin
Sumber :
  • Pexels/Jeffry Surianto
  1. Desil 1 (Sangat Miskin, 1–10% Terbawah): Kelompok masyarakat dengan kondisi kesejahteraan paling rendah. Karakteristik utamanya tidak memiliki pekerjaan tetap, pendapatan sangat tidak menentu, serta kesulitan memenuhi kebutuhan dasar harian. Kelompok ini menjadi sasaran prioritas utama penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

  2. Desil 2 (Miskin, 11–20%): Rumah tangga berpenghasilan rendah yang tidak memiliki tabungan ekonomi dan sangat rentan terhadap kenaikan harga bahan pokok. Kelompok ini masuk dalam kuota penerima bansos reguler Kemensos.

  3. Desil 3 (Hampir Miskin, 21–30%): Masyarakat dengan pendapatan relatif pas-pasan yang rawan jatuh miskin apabila menghadapi krisis keuangan, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) atau musibah sakit berat.

  4. Desil 4 (Rentan Miskin, 31–40%): Kelompok yang kebutuhan pokok hariannya telah terpenuhi, tetapi ketahanan ekonominya masih terbatas. Desil 4 menjadi batas atas kuota alokasi bansos utama pemerintah.

  5. Desil 5 (Pas-pasan, 41–50%): Masyarakat pada posisi titik tengah kesejahteraan nasional. Kelompok ini berpeluang menerima bantuan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) serta program pemberdayaan ekonomi.

  6. Desil 6 (Menengah Bawah, 51–60%): Kelompok yang tergolong cukup sejahtera, memiliki pendapatan stabil, dan aman dari risiko kemiskinan dasar sehingga tidak menjadi sasaran bansos reguler.

  7. Desil 7 (Menengah, 61–70%): Masyarakat berkecukupan yang memiliki ketahanan finansial mandiri dan tingkat akses ekonomi yang sangat memadai.

  8. Desil 8 (Menengah Atas, 71–80%): Rumah tangga berpenghasilan tinggi dengan simpanan dana serta kepemilikan aset yang mencukupi.

  9. Desil 9 (Kaya, 81–90%): Kelompok masyarakat kelas atas yang sangat mapan secara finansial dan mampu memenuhi kebutuhan sekunder serta tersier secara mandiri.

  10. Desil 10 (Sangat Kaya, 91–100% Tertinggi): Kelompok 10 persen populasi dengan tingkat kesejahteraan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral