Penguatan Ekonomi Reintegrasi Sosial, Kemensos Bantu Eks Napi Terorisme Poso Sulawesi Tengah Rp5 Juta
- istimewa - antaranews
Poso, tvOnenews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memberdayakan 21 orang eks narapidana terorisme dengan memberikan modal usaha masing-masing sebesar Rp5 juta untuk penguatan usaha ekonomi sesuai minat dan kemampuan mereka.
Penyerahan bantuan ini diberikan saat kegiatan Dialog Kebangsaan bertajuk "Penguatan Ketahanan Keluarga dan Kemandirian Eks Napiter Pasca Reintegrasi Sosial" yang dilaksanakan oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (RSTS & KPO) Kemensos RI di Dusun Tamanjeka, Desa Masami, Kabupaten Poso Pesisir, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/9/2026).
Melalui keterangan di Jakarta, Direktur RSTS & KPO Kemensos, Rachmat Koesnadi mengatakan kearifan lokal dan ketahanan sosial adalah dua hal penting dalam memandang suatu kehidupan masyarakat di tengah-tengah perubahan yang sangat gencar terjadi saat ini.
"Perubahan sosial budaya demikian masif, sehingga berpengaruh pada cara pandang, cara hidup masyarakatnya, dan tidak jarang menimbulkan perbedaan-perbedaan yang mengarah pada pertikaian maupun perseteruan. Hal ini bila tidak bisa dikelola dengan baik, akan berdampak pada putusnya ikatan sosial antar warga, lunturnya nilai nilai moral dan kepercayaan," katanya.
Rachmat mengatakan pemberdayaan eks-narapidana terorisme ini merupakan tugas Kemensos untuk melakukan pemulihan sosial agar terwujud kembali keserasian sosial dan ketahanan sosial warga.
Menurut dia, dialog kebangsaan adalah salah satu cara yang dapat menjadi jembatan solusi menyelesaikan perbedaan terhadap paham- paham yang sering kali menyebabkan munculnya konflik, cara pandang radikal maupun teror.
"Mari kita jaga nilai-nilai kearifan lokal kita sebagaimana yang ada di Poso ini, Sintuwu Maroso yang memiliki arti 'satu hati, satu tujuan'," ujar Rachmat Koesnadi.
Sementara, salah satu napi, Soleh menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan untuk pemberdayaan yang diberikan oleh Kemensos.
Ia merasa senang karena dirinya dan yang lainnya diperhatikan dan dilindungi oleh negara.
Dalam kesempatan tersebut, akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Dato Karama Palu, Sagir Muhamad Amin mengatakan Kemensos diberikan amanah mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warga negara Indonesia sebagaimana tersurat dalam UUD 1945.
"Jaga nilai-nilai kearifan lokal kita sebagai benteng ketahanan sosial kita," ucap Sagir Muhamad Amin. (ant/aag)
Load more