news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Iptu Imam Basori Seorang Perwira Inspiratif.
Sumber :
  • Istimewa

Perwira Inspiratif Ini Ungkap Makna Pemimpin Sesungguhnya di Hadapan Siswa SMA Labschool Kebayoran

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Ibas ini mengajak para siswa memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan kepercayaan.
Senin, 17 Agustus 2026 - 08:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Perwira inspiratif Iptu Imam Basori, memberikan pembekalan kepemimpinan kepada pengurus OSIS dan MPK SMA Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan pada Minggu (16/8/2026).

Materi tersebut disampaikan dalam kegiatan “Renungan Malam” bertema “Generasi Baru, Harapan Baru untuk Indonesia Lebih Maju”.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Ibas ini mengajak para siswa memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan kepercayaan.

“Kemampuan membuat orang kagum. Integritas membuat orang percaya," katanya.

Ibas juga memperkenalkan konsep 5M: Man, Method, Money, Material, dan Machine sebagai cara sederhana mengelola organisasi. 

Menurutnya, program OSIS dan MPK harus melibatkan seluruh pengurus, memiliki sistem kerja yang jelas, dikelola secara transparan, memanfaatkan sumber daya secara kreatif, serta menggunakan teknologi untuk menyelesaikan masalah.

Ia juga mengingatkan siswa agar tidak asal membuat program. Sebelum menentukan kegiatan, pemimpin harus memahami persoalan yang ada melalui konsep “belanja masalah”.

“Jangan membuat program hanya karena ingin terlihat aktif. Buat program karena memang dibutuhkan," katanya.

Ibas menekankan pentingnya pembagian tugas dan keberanian memberikan kepercayaan kepada anggota. Pemimpin tidak harus mengerjakan semuanya sendiri, tetapi harus mampu membuat orang lain berkembang.

“Pemimpin yang hebat bukan yang membuat dirinya tidak tergantikan, tetapi yang mampu menciptakan banyak orang yang bisa menggantikannya," tuturnya.

Selain itu, para senior diminta meninggalkan pengalaman, pengetahuan dan keteladanan, sementara pengurus baru diharapkan melanjutkan estafet tanggung jawab dan membawa organisasi menjadi lebih baik.

Di akhir pembekalan, Ibas mengajak siswa mengukur keberhasilan bukan dari banyaknya acara, melainkan dari berapa banyak masalah yang diselesaikan, anggota yang berkembang, serta manfaat yang dirasakan siswa.

“Pemimpin yang hebat bukan yang membuat dirinya terlihat paling hebat, tetapi yang membuat orang-orang di sekitarnya menjadi hebat," sebutnya.

Menurut Ibas, nilai kepemimpinan tersebut dapat dimulai dari lingkungan paling kecil yakni sekolah, keluarga, komunitas hingga masyarakat.

"Jaga amanah, bangun kepercayaan, selesaikan masalah, dan siapkan generasi berikutnya," pungkasnya. (muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:26
01:57
00:56
26:58
04:14
05:44

Viral