- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Bahlil Lahadalia Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir 2026 Meski Harga ICP Naik
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga 31 Desember 2026.
Kebijakan tersebut, kata Bahlil, ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi.
BBM bersubsidi yang dimaksud adalah Pertalite seharga Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Harga keduanya tetap meski sejumlah BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian. Salah satunya Pertamax yang naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter pada 10 Juni 2026 di tengah gejolak harga minyak dan ketidakpastian geopolitik global.
Bahlil jelaskan, pemerintah akan mempertahankan harga BBM subsidi meski harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berubah.
"Harga BBM subsidi tidak akan kita naikkan sampai dengan 31 Desember 2026. Mau berapa pun harga ICP-nya," ucap Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Pernyataan itu disampaikan Bahlil dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Golkar saat memberikan sambutan dalam pertemuan bersama anggota DPR RI, pengurus DPP, dan pimpinan DPD Golkar se-Indonesia.
Bahlil mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kondisi ekonomi masyarakat.
Selain mempertahankan harga BBM subsidi, pemerintah menargetkan produksi minyak sekitar 610.000 barel per hari untuk memperkuat ketahanan energi nasional. (aag)