news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Basarnas melakukan upaya evakuasi di lokasi terdampak gempa NTT..
Sumber :
  • Istimewa

Korban Meninggal dalam Gempa NTT Jadi 70 Orang, Ratusan Orang Mengalami Luka

Basarnas mencatat 70 orang meninggal dan 132 luka-luka akibat tragedi gempa NTT. Tim SAR saat ini masih menyisir wilayah terdampak dan memperkuat layanan kesehatan.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan data terbaru mengenai korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Operasi Basarnas Bramantyo mengatakan, sebanyak 70 orang meninggal dunia dan 132 lainnya mengalami luka-luka berdasarkan data hingga hari ketiga, Senin (17/8/2026) pukul 23.30 WIB.

"Dimana tercatat bahwa korban meninggal dunia 70 orang, korban luka-luka 132 orang, kemudian korban luka berat 40 orang dan luka ringan 92 orang," kata Bramantyo dalam telekonferensi pers, Selasa (18/8/2026).

Dari 132 korban luka, sebanyak 40 orang mengalami luka berat. Sementara 92 korban lainnya menderita luka ringan.

Bramantyo juga menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga korban yang meninggal akibat gempa tersebut.

"Kami turut menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi yang dialami oleh saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur," ujarnya.

Memasuki hari keempat penanganan bencana, Selasa (18/8/2026), Basarnas masih melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang terdampak gempa.

Penyisiran tetap dilakukan meski berdasarkan laporan masyarakat tidak terdapat lagi warga yang dilaporkan masih mencari anggota keluarga, tetangga, maupun rekannya yang hilang.

"Berdasarkan laporan atau masukan dan data dari para korban, tidak ada lagi saudara-saudara mereka, tetangga, atau rekan yang tercatat masih dalam pencarian," kata Bramantyo.

Dengan kondisi tersebut, personel SAR di lapangan diarahkan untuk mendukung proses penyisiran sekaligus membantu kegiatan pencarian dan pemulihan yang dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bramantyo mengatakan, pihaknya juga menerima sejumlah laporan dari masyarakat selama mendampingi Menteri Dalam Negeri dan Kepala Basarnas meninjau sejumlah lokasi terdampak dalam dua hari terakhir.

Masukan tersebut terutama berkaitan dengan kebutuhan layanan kesehatan di sejumlah daerah yang aksesnya masih terbatas, termasuk wilayah Manggarai dan Kecamatan Lamba Leda.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas turut memperkuat dukungan terhadap tim kesehatan agar pelayanan medis dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang masih sulit diakses.

"Usai mendampingi Bapak Kemendagri bersama Bapak Kabasarnas dua hari kemarin, dan merima beberapa masukan dari warga yang terdampak di beberapa wilayah, khususnya di Manggarai atau di Kecamatan Lamba Leda, terkait beberapa permasalahan kesehatan," kata Bramantyo.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:59
02:55
07:21
00:52
02:54
02:17

Viral