- istimewa
Pemerintah dan KAI Mulai Bangun 3.784 Hunian Terjangkau di Manggarai
Bobby mengatakan bahwa pembangunan kawasan tersebut berlandaskan tiga prinsip utama.
Prinsip pertama adalah layak, yakni memenuhi standar keselamatan, kualitas, kenyamanan, dan fungsi utama hunian.
Prinsip kedua adalah terjangkau, yakni pembangunan diarahkan sesuai kebijakan dan skema pemerintah bagi kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.
Prinsip ketiga adalah berkelanjutan, yaitu mengutamakan pemanfaatan lahan yang efisien, keterhubungan dengan transportasi massal, kepatuhan terhadap aspek lingkungan, serta pengelolaan kawasan yang dapat dipelihara dalam jangka panjang.
"Dan kita akan menjaga governance bahwa hunian di tengah kota ini akan meng-adress masyarakat-masyarakat berpenghasilan rendah yang sesuai kualifikasinya, yang telah disyaratkan oleh pemerintah," lanjut dia.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo yang turut hadir dalam acara groundbreaking tersebut mengapresiasi langkah KAI dalam mendorong percepatan Program 3 Juta Rumah.
Menurut Hashim, penyediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah. Karena itu, inisiatif KAI dinilainya sebagai langkah yang patut diapresiasi.
"Ini suatu prestasi yang luar biasa, memang kita harus melalui suatu masa yang tidak gampang. Dan sekarang setelah hampir dua tahun Prabowo Subianto jadi presiden, kita bisa melihat proyek vertikal yang pertama, yang kita berbangga nanti 24 lantai di pusat ibu kota Jakarta," tegasnya. (aag)