news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BNPB mengungkapkan update terkni jumlah korban meninggal dan luka-luka akibat akibat gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8)..
Sumber :
  • Istimewa

Pemerintah Mulai Bangun Sarana Belajar Darurat bagi Anak Korban Gempa Bumi di Flores

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menggenjot pemenuhan sarana belajar darurat bagi anak-anak terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:17 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menggenjot pemenuhan sarana belajar darurat bagi anak-anak terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebab, Kemendikdasmen mulai mendistribusikan gelombang awal sarana belajar darurat berupa 50 unit tenda ruang kelas darurat dengan jadwal tiba di Pelabuhan Labuan Bajo pada Sabtu (22/8/2026) ini menggunakan armada kapal laut KM Dharma Rucitra 7.

Berdasarkan data kebutuhan riil yang dihimpun tim reaksi cepat di lapangan, total kebutuhan ruang kelas darurat untuk memulihkan rutinitas belajar di seluruh Pulau Flores mencapai 1.679 unit. 

Pemerintah menetapkan tiga wilayah prioritas dengan tingkat kebutuhan tertinggi yaitu Kabupaten Manggarai sebanyak 562 ruang, Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 330 ruang, dan Kabupaten Nagekeo 321 ruang.

Proses bongkar muat dan pemasangan fisik tenda kelas darurat di lokasi-lokasi prioritas ini ditargetkan mulai berjalan serentak pada Minggu (23/8/2026).

Selain 50 unit tenda awal, logistik yang dikirimkan mencakup bantuan langsung berupa paket school kit dan family kit bagi murid dan guru terdampak.

Langkah pengalihan proses belajar ke ruang aman ini diambil demi mengutamakan keselamatan fisik anak-anak sekolah dari ancaman gempa susulan yang masih terus berlanjut di Kepulauan Flores.

"Pembelajaran dilaksanakan dari rumah dan tempat pengungsian agar menghindari bangunan yang berpotensi roboh dan melukai akibat gempa susulan yang terus berlangsung. Saat ini akan didistribusikan tenda yang diharapkan dapat mulai digunakan sebagai ruang kelas darurat bagi sekolah yang mengalami rusak berat," pungkas Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) dalam pernyataan resminya. 

Pemerintah juga mengonfirmasi bahwa Panduan Pembelajaran Darurat yang menitikberatkan pada materi esensial serta fleksibilitas moda belajar mengajar telah diterbitkan. 

Panduan ini didistribusikan bersamaan dengan paket logistik pendidikan agar para guru di lapangan memiliki acuan yang jelas dalam mengelola kelas di tengah keterbatasan sarana.

Kendati pengiriman gelombang pertama telah berjalan, tantangan besar masih membentang di lapangan. 

Otoritas teknis mencatat pemenuhan sanitasi dasar di sekitar lokasi tenda serta pemetaan akses listrik dan sinyal bagi siswa yang masih belajar dari rumah menjadi pekerjaan rumah berikutnya yang harus segera diselesaikan.(raa)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral