news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

peristiwa kebakaran ratusan rumah adat Sade Lombok Tengah Provinsi NTB di Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026)..
Sumber :
  • ANTARA

Kebakaran Desa Adat Sade, Hangusnya Warisan Arsitektur Vernakular dan Ribuan Naskah Lontar Kuno

Yang ikut hangus setelah Kampung Adat Sade terbakar adalah pengetahuan lokal soal rumah adat, ribuan naskah kuno, dan memori kolektif berdasarkan nilai estetika dan kearifan lokal.
Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:30 WIB
Reporter:
Editor :

LHSS menyarankan proses pemulihan pascakebakaran tidak hanya berorientasi pada pembangunan kembali bangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada masyarakat dan pengetahuan budaya yang menjadi fondasi kehidupan Kampung Adat Sade.
Komunitas yang aktif meneliti, mengkaji, serta melestarikan sejarah, situs, dan warisan budaya Sasak di Pulau Lombok tersebut mendorong pemberdayaan masyarakat adat menjadi bagian utama dalam proses pemulihan Kampung Adat Sade.

"Fisik bangunan bisa dibangun kembali, artefak bisa kita data ulang, tetapi memori kolektif, tradisi lisan, dan keahlian menenun melekat pada manusianya. Selama masyarakat adatnya berdaya, kebudayaan Kampung Adat Sade tidak akan pernah mati," kata Ali.

Koleksi naskah kuno ikut terbakar
Selain rumah adat, memori kolektif yang ikut hilang adalah Ribuan naskah kuno yang memberikan gambaran tentang adat istiadat, budaya para leluhur di Lombok. Naskah-naskah tersebut menjadi jejak sejarah Lombok yang masih abadi hingga saat ini. 
Salah satu naskah yang menarik adalah Lontar Rengganis. Itu berisi tentang budi pekerti masyarakat Sasak yang kental dengan kesopanan.

Budayawan Sasak, Lalu Putria, mengatakan Lontar Rengganis merupakan sebuah pesan leluhur terhadap generasi muda Lombok. Pada lontar tersebut membahas adat istiadat cara berbicara, cara duduk hingga cara berpakaian yang semestinya.
“Ada ribuan lontar, di sini (Lombok) ditemukan ribuan. Ada Rengganis, Puspekarame, Labankare dan lainnya,” kata Lalu Putria pada koranntb.com.

Lontar Rengganis memiliki pesan tentang tiga hal. Yaitu wirame atau cara bicara, wiraga atau performa mulai dari cara duduk, jalan, makan dan lainnya dan wirase atau cinta kasih.

Pada Minggu (23/8/2026), beberapa warga desa adat Sade tampak mengais sisa naskah lontar kuno yang sudah hangus terbakar. Naskah yang sudah tidak utuh tersebut ditemukan warga di balik puing-puing rumah adat yang sebagian besar sudah rata dengan tanah. Salah satu naskah lontar yang ditemukan adalah naskah lontar Rengganis dan sejumlah naskah lontar lain.(Ant, berbagai sumber)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral