- Dokumentasi Setpres
Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel: Ini Bencana yang Sangat Berbahaya
Salah satu langkah yang didorong ialah memperbanyak sumur bor, embung, dan kanal di kawasan gambut yang produktif.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi sumber air ketika terjadi kebakaran sekaligus menjaga kelembapan kawasan rawan terbakar.
“Kita juga beberapa yang kita anggap sebagai rintangan, sesungguhnya juga bisa menjadi peluang. Gambut ini ternyata tidak terlalu sulit untuk membor, mencari air. Saya kira ini, makanya saya bilang peluang,” ujar Prabowo.
Presiden kemudian meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dilibatkan untuk mengembangkan konsep tersebut.
Embung dan kanal di kawasan gambut tidak hanya diposisikan sebagai infrastruktur pengendalian karhutla, tetapi juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.
“Kedua juga untuk antisipasi ke depan, mungkin BRIN dikerahkan, bagaimana kita bisa sekarang terus menambah embung-embung, kanal-kanal di daerah gambut yang produktif. Apakah bisa embung-embung itu memelihara ikan-ikan tertentu dan sebagainya,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, pendekatan tersebut dapat membuat upaya pencegahan karhutla berjalan beriringan dengan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ia meminta pemerintah dan peneliti tidak berhenti pada pola penanganan konvensional, tetapi terus mencari solusi yang memberikan nilai tambah.
“Jadi alam ini kita harus kreatif, harus kita inovatif, cari peluang,” ucapnya.
Di sisi lain, Prabowo mengapresiasi kerja Forkopimda Sumatra Selatan beserta seluruh unsur yang selama ini terlibat dalam mitigasi karhutla. Ia menilai kerja bersama tersebut telah membantu menekan dampak kebakaran di wilayah tersebut.
Namun, Presiden menegaskan persoalan karhutla belum selesai hanya dengan memastikan api terkendali. Dampak asap juga menjadi perhatian yang harus segera ditangani pemerintah.
“Forkopimda Sumatra Selatan, dengan seluruh unsur pimpinannya saya ucapkan terima kasih kerja keras saudara, sehingga bisa mitigasi, tapi memang masalah asap nanti kita pikirkan,” pungkas Prabowo. (agr/dpi)