- Istimewa
BMKG Ungkap Peringatan Tsunami Flores Disebarluaskan Dalam Waktu 2 Menit 16 Detik
BMKG bersama pemerintah daerah terus melakukan edukasi untuk memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi kegempaan sekaligus mencegah kepanikan akibat informasi yang tidak tepat.
Faisal mengatakan, pada awalnya kekhawatiran masyarakat sangat tinggi. Bahkan, sejumlah petugas BMKG diminta tetap berada di posko untuk memberikan rasa aman kepada warga.
“Masyarakat khawatir sekali sampai staf BMKG ditahan di posko-posko agar mereka merasa nyaman, tenang, takut ada gempa susulan dan sebagainya,” jelasnya.
Namun, kondisi tersebut mulai berubah. Sebagian masyarakat telah kembali ke rumah, khususnya mereka yang memiliki rumah satu lantai, berdiri relatif berjauhan, dan mengalami kerusakan ringan yang dinilai tidak membahayakan.
“Nah sekarang sudah mulai kembali ke rumah, rumahnya juga kondisinya satu lantai dan jarang-jarang. Ini kadang mengambil bantuan ke posko, tapi nanti kembali ke rumah jika kerusakannya ringan, tidak membahayakan. Ini kami memberikan pemahaman seperti itu,” jelasnya.(agr/raa)